Kompas.com - 08/01/2020, 20:41 WIB

"Ketika mereka marah si bayi menarik bonekanya, berilah pengertian bahwa si bayi tidak memahaminya."

"Kemudian ungkapkan padanya, tidak masalah jika mereka ada rasa kesal," ujar dia.

Selain itu, penting pula untuk tidak memfavoritkan satu anak dibanding yang lainnya.

Bukan berarti kita harus memerlakukan mereka sama, namun perlakukan dengan seadil mungkin.

Baca juga: Waspada, Obesitas Selama Masa Kehamilan Berpengaruh Buruk pada IQ Anak

Jangan lupa, ketika sang adik tumbuh besar, ia juga akan mulai menyadari hal yang diberikan orangtua pada kakaknya.

Orangtua bisa menyeimbangkannya, misalnya dengan memberikan tugas tambahan pada sang kakak.

3. Ketika mereka bertengkar, jadilah mediator

Psikolog seringkali menyarankan orangtua untuk tidak terlibat dalam konflik anak-anaknya agar membantu mereka belajar memecahkan masalah sendiri.

Namun, sejak 1990 muncul riset yang menilai pendekatan tersebut justru menimbulkan perlawanan.

Jika dibiarkan, anak cenderung tidak akan menyelesaikan masalahnya secara konstruktif dan bertanggung jawab.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.