Kompas.com - 08/01/2020, 20:41 WIB
. REPRO BIDIK LAYAR VIA NEW YORK TIMES.

Seringkali anak yang lebih besar lebih dominan dan menang, baik secara kekuatan maupun memaksa.

Menurut riset, hanya 12 persennya yang bisa menyelesaikan dengan jalan kompromi.

Cara terbaik adalah orangtua berperan sebagai mediator, tidak memutuskan mana yang salah dan benar.

Baca juga: Membantu Meningkatkan Potensi Anak yang Lambat Belajar

Mediator berperan membantu anak menyelesaikan konfliknya dengan menjaga mereka tetap tenang.

Perlakukan kakak dan adik secara adil, bantulah mereka untuk menentukan akhir dari konflik tersebut.

Riset pun menyebut, mediasi yang dilakukan dalam konflik keluarga dapat menbantu mereka menemukan strategi yang lebih konstruktif dan lebih mudah berkompromi, tanpa menyebut salah satu pihak menang atau kalah.

Meski begitu, mediasi memang membutuhkan waktu dan usaha, terlebih ketika dilakukan untuk pertama kali.

Namun dengan pembiasaan, kita akan bisa menerapkannya lebih baik dan lebih baik.

Pikirkanlah cara itu sebagai investasi bagi kesejahteraan anak dan keluarga.

Membantu anak belajar berkompromi sama dengan membangun skill yang bermanfaat untuk masa depan mereka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.