Kompas.com - 10/01/2020, 22:19 WIB
sperma SHUTTERSTOCKsperma

KOMPAS.com - Risiko infertilitas di kalangan pria semakin meningkat, karena gaya hidup tidak sehat, stres, dan diet tidak tepat bisa menyebabkan jumlah sperma menurun alias rendah.

Meski tidak menimbulkan hambatan dalam bercinta, sulit membuat pasangan hamil jika jumlah sperma pria terlalu rendah.

Dari banyak penelitian, setiap 1 dari 10 pasangan menderita masalah kesuburan dan alasannya yaitu karena jumlah sperma yang rendah.

Fakta menyatakan, agar wanita bisa hamil, pria harus melepaskan setidaknya 40 juta sperma per ejakulasi.

Baca juga: Ingin Istri Cepat Hamil? Ini 11 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

Banyak pria muda, bahkan pria berusia awal 30-an dengan jumlah sperma rendah. Alasan utamanya karena gaya hidup tidak sehat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beberapa kasus, cacat sejak lahir atau penyakit tertentu dapat mengganggu produksi sperma.

Namun sebagian besar, itu tak lain karena gaya hidup tidak sehat yang membuat pria mengalami impotensi.

Ada beberapa faktor umum yang menyebabkan jumlah sperma menurun selain faktor medis seperti infeksi, masalah ejakulasi, varikokel, antibodi yang menyerang sperma, tumor. Selain itu berikut 10 penyebab menurunnya jumlah sperma:

Obesitas

Dengan urbanisasi yang berkembang dan pilihan gaya hidup tidak sehat, peluang menjadi gemuk selalu tinggi.

Banyak masalah kesehatan terkait obesitas dan salah satunya adalah kelenjar seksual yang tidak berfungsi.

Pada wanita, obesitas dikaitkan dengan peningkatan produksi hormon estrogen, dan pada pria dikaitkan penurunan jumlah sperma.

Banyak penelitian menemukan bahwa pria gemuk telah mengurangi fungsi testis dan jumlah sperma.

Baca juga: 6 Langkah demi Kualitas dan Kuantitas Sperma yang Sehat

Halaman:


Sumber Boldsky
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.