Di Balik Keajaiban Dunia Dongeng Disney

Kompas.com - 12/01/2020, 21:27 WIB
Salah satu adegan dalam film Frozen II keluaran Walt Disney Animation Studios Walt Disney Animation StudiosSalah satu adegan dalam film Frozen II keluaran Walt Disney Animation Studios


SINGAPURA, KOMPAS.com - Disney selalu sanggup mewujudkan imajinasi anak-anak dengan keindahan gambar yang memukau dan cerita yang menancapkan kesan.

Di balik keajaiban dunia dongeng tersebut, ada kerja luar biasa dari seluruh seluruh seniman di studio animasi Disney.

Kini kita bisa mengintip "dapur" pembuatan film-film animasi Disney dalam pameran Disney: Magic of Animation yang sedang berlangsung di ArtScience Museum Singapura.

Hadir di Asia Tenggara untuk pertama kalinya, pameran yang dibuka sejak akhir Oktober 2019 ini akan berlangsung sampai 29 Maret 2020.

Dalam pameran ini pengunjung bisa melihat proses pembuatan dan semua inovasi yang dilakukan tim dari Studio Animasi Walt Disney untuk menghidupkan karakter-karakter Disney yang mendunia.

Pameran ini menampilkan lebih dari 500 karya yang luar biasa, termasuk gambar orisinil, lukisan, sketsa, dan konsep seni, yang seluruhnya sudah dikurasi oleh perpustakaan riset animasi milik Disney, Walt Disney Animation Research Library.

Baca juga: INFOGRAFIK: Walt Disney, Pelopor Kartun Animasi

Pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura. KOMPAS.com/Lusia Kus Anna Pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura.

"Para pembuat film dan pendongeng di Studio Animasi Walt Disney telah menciptakan, memproduksi, dan melampaui batas-batas yang ada melalui media ini selama lebih dari 100 tahun," kata Mary Walsh, Managign Director Walt Disney Animation Research Library.

Pameran ini mengeksplorasi dua sisi animasi, baik seni maupun sains, berupa teknik pembuatan film yang diawali oleh Disney dan terus disempurnakan dalam kurun waktu hampir satu abad.

Hadir dalam lima bagian, pameran dimulai dengan bagaimana para animator Disney mengawali teknik animasi.

Pengunjung menikmati potongan film-film Disney di pameran Disney: Magic of Animation pada pertengahan Desember 2019.KOMPAS.com/Lusia Kus Anna Pengunjung menikmati potongan film-film Disney di pameran Disney: Magic of Animation pada pertengahan Desember 2019.

Pengunjung akan melihat seluruh proses bagaiamna karakter kesayangan mereka diciptakan, mulai dari ilustrasi dua dimensi, hingga teknik inovatif untuk memberi efek gerakan alami.

Kita juga bisa melihat potongan film-film animasi pertam di dunia, seperti Snow White and the Seven Dwarfs (1973) atau Pinocchio (1940), hingga film yang diciptakan menggunakan grafis komputer yang canggih untuk film-film terbaru Disney seperti Frozen, Big Hero, hingga Moana.

Baca juga: Hari Ini dalam Sejarah: Lahirnya Walt Disney Company

Meja kerja seniman di studio animasi Disney dipamerkan dalam pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura. KOMPAS.com/Lusia Kus Anna Meja kerja seniman di studio animasi Disney dipamerkan dalam pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura.

Di bagian akhir pameran pengunjung juga bisa melihat bagaimana seniman yang terlibat di studio ini ingin menyampaikan pesan-pesan melalui setiap karya Disney, terutama tentang pentingnya ikatan keluarga, perbedaan budaya, dan menghargai alam.

Selain menampilkan sketsa awal film Disney, pengunjung juga bisa melihat salah satu meja kerja yang biasa dipakai seniman di studio, beberapa potongan film Disney yang ikonik, hingga video mengenai film-film Disney favorit mereka.

Bagi para pencinta Disney, pameran ini tak sekadar membawa kita masuk ke dunia Disney, namun juga semakin mengenal kerja-kerja kreatif dan inovasi setiap orang yang terlibat di dalamnya.

Pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura. KOMPAS.com/Lusia Kus Anna Pameran Disney: Magic of Animation di ArtScience Museum Singapura.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X