Kompas.com - 22/01/2020, 08:37 WIB
|
Editor Wisnubrata

Pada kehamilan yang sehat, aktivitas fisik rutin diperbolehkan dan justru diperlukan. Aktivitas fisik tidak akan meningkatkan risiko keguguran kandungan, berat badan lahir rendah, atau persalinan dini.

Meski begitu, penting untuk mendiskusikan jenis olahraga yang tepat dengan dokter. Jika mereka memberi lampu hijau untuk melakukan olahraga, maka diskusikanlah aktivitas fisik apa yang bisa dilakukan secara aman.

Olahraga sangatlah penting bagi ibu dan anak, karena bisa memberi manfaat berikut:

- Menurunkan sakit punggung.

- Meredakan sembelit.

- Mengurangi risiko diabetes gestasional, preeklampsia dan persalinan sesar.

- Mendukung berat badan sehat selama kehamilan, dan

- Meningkatkan kebugaran secara umum serta meningkatkan kekuatan jantung dan pembuluh darah.

Idealnya, ibu hamil melakukan olahraga sekitar 150 menit setiap minggunya dengan intensitas moderat atau aktivitas aerobik.

Beberapa jenis olahraga yang perlu dilakukan, antara lain:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.