Kompas.com - 23/01/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com – Menerima diri sendiri, termasuk ketidaksempurnaan fisik, merupakan salah satu bukti cinta kepada diri sendiri. Jika hubungan dengan diri sendiri sudah terbangun dengan baik, otomatis rasa percaya diri naik dan hubungan dengan orang lain ikut meningkat.

Kebanyakan orang sulit menerima bentuk tubuhnya. Tubuh kita menjadi sasaran kritik kita yang paling keras. Kita diajari untuk bersikap keras pada diri dan malu akan segala sesuatu, mulai dari tindakan hingga penampilan, dalam mencapai suatu hasil. Hal ini membuat kita sulit untuk menikmati hidup.

Aktris Tara Basro memberi inspirasi bagaimana menerima bentuk fisik. Belum lama ini ia memposting twit bahagia dengan bobot tubuhnya.

“160 cm, 60kg, Happy,” tulisnya di akun twitternya.

Twit tersebut mendapat retweet sampai 2.600 kali dan disukai 16.000 orang. Sementara itu ada lebih dari 2.800 komentar.

Reaksi warganet bermacam, ada yang memuji Tara dan banyak pula yang sedih lantaran memiliki berat badan dan tinggi yang sama, namun masih merasa tidak percaya diri.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Artis yang memiliki nama lengkap Andi Mutiara Pertiwi Basro ini, sebelumnya juga pernah membuat self reminder melalui instagram storynya untuk lebih mencintai diri sendiri.

Baca juga: Belajar Mencintai Diri Sendiri dari Model Plus-Size, Iskra Lawrence

Mencintai diri sendiri merupakan salah satu faktor yang berpengaruh pada rasa kepuasan dan kebahagiaan hidup.

Banyak dari kita percaya bahwa sudah melakukan hal yang tepat untuk mencintai diri sendiri, tetapi terkadang tindakan yang kita jalani mengatakan sebaliknya.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghargai tubuh sendiri.

Ubah stigma tubuh yang sempurna
Stereotipe umum tentang tubuh yang sempurna yang masih dipercaya banyak orang adalah tubuh yang langsing dan memiliki warna kulit putih. Namun, lupakan pemikiran tersebut karena standar kecantikan berubah-ubah.

Dunia kecantikan juga mulai mengubah kriteria cantiknya. Terbukti kini ada banyak model yang bertubuh berisi tetap tampil percaya diri melenggang di catwalk. Model berkulit hitam pun semakin banyak dipakai sebagai brand ambassador produk kosmetik.

Memperluas informasi akan membuat pandangan kita lebih luas, menyadari kita bukan satu-satunya orang yang “paling tidak sempurna”.

ilustrasi bahagia ilustrasi bahagia

Ganti komentar negatif menjadi komentar positif
Mengubah pola pikir berdampak besar pada perilaku kita. Cobalah menggunakan kata-kata yang positif, sebagai bentuk rasa cinta kita pada tubuh.

Misalnya, “Paha saya gemuk dan jelek” berubah menjadi, “Paha saya kuat dan membantu aktivitas saya dengan mudah. Saya bersyukur atas paha saya. "

Atau, “Aku terlihat semakin tua” menjadi “Aku melihat kebijaksanaan dan pengalaman di wajahku.”

Hal ini akan lebih memudahkan Anda untuk menerima dan mencintai tubuh sehingga rasa bahagia akan terpancar.

Baca juga: 8 Cara Mudah Tingkatkan Rasa Percaya Diri

Buang rasa malu
Setiap orang memiliki keindahan masing – masing. Maka dari itu, mulailah untuk menghargai setiap keunikan bentuk tubuh Anda.

Tentu Anda tak akan mengolok-olok lengan sahabat Anda yang besar atau teman kantor Anda terlihat makin bulat dalam blus yang ia pakai bukan? Lantas, mengapa Anda melakukan semua itu pada diri sendiri?

Cobalah memperlakukan diri sendiri sebagaimana Anda memperlakukan orang lain. Hilangkan hal-hal yang membuat Anda semakin inferior, entah itu berhenti mengikuti akun Instagram model yang tubuhnya tidak realistik atau menonton film drama yang kehidupan pemainnya sangat sempurna.

Sebagai gantinya, ikuti akun yang bisa memberi kita perasaan positif dan bahagia, menempelkan foto wanita yang fisiknya tidak sempurna tetapi terlihat cantik dan percaya diri di mata Anda. Ini akan berfungsi sebagai pengingat harian bahwa setiap orang memiliki keindahan masing-masing.

Baca juga: Lewat Gambar, Seniman Ini Mengajak Semua Wanita Mencintai Tubuh Mereka

Berhentilah terobsesi
Obsesi untuk memiliki berat badan tertentu bisa menjadi motivasi atau beban untuk diri sendiri.

Hal ini akan menyebabkan Anda lebih mudah emosional dan merasa tidak sepenuhnya hidup ketika timbangan naik sedikit.

Cobalah buat daftar semua hal yang dapat Anda lakukan di berat badan yang dimiliki saat ini, misalnya saja berlari kencang, melompat jauh, lebih kuat berenang, atau hal lain yang menakjubkan.

Dengan menyadari hal ini, pada akhirnya Anda tidak akan terlalu mementingkan tentang berat dan bentuk tubuh.

Tetap menjalani hidup sehat
Makan dengan sehat, berolahraga, istirahat yang cukup, merupakan bagian dari mencintai sendiri. Ini bukan tentang memaksa diri Anda untuk melakukan sesuatu yang Anda benci, seperti olahraga keras.

Ini tentang menjaga tubuh Anda agar tetap sehat dengan cara banyak bergerak.

Anda bisa memulainya dengan hal – hal kecil, seperti berjalan di luar dengan hewan peliharaan atau mengikuti kelas yoga.

Temukan cara yang tepat untuk berolahraga sehingga membuat tubuh dan pikiran Anda terasa nyaman.

(Renna Yavin)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X