E-Shape, Membentuk Wajah Tirus Bak Wanita Korea dengan Proporsional

Kompas.com - 23/01/2020, 11:52 WIB
Ilustrasi wajah. Ilustrasi wajah.

KOMPAS.com - Inovasi di bidang kecantikan terus berkembang dari waktu ke waktu. Dulu, kita mungkin hanya mengenal krim untuk mempercantik wajah. Namun seiring berkembangnya zaman, muncul prosedur-prosedur baru yang semakin canggih.

Perkembangan teknologi membuat manusia juga semakin memerhatikan penampilannya, tak hanya ketika dilihat secara langsung namun juga tampilan pada foto.

Hingga kini, wajah dengan bagian tengah ke bawah yang lebih lancip atau V Shape dianggap masih paling ideal bagi sebagian orang.

Baca juga: 4 Brand Skincare untuk Tampilan Kulit Glass Skin Ala Korea

Tren V Shape sendiri berawal dari Korea.

"Semua selalu berpikir yang cantik dan ideal adalah V Shape. Para pakar membuat agar dengan V Shape perempuan menjadi tampak lebih feminin."

Hal itu diungkapkan oleh dr. Ratna Widyaningsih, Dipl. AAAM dari Miracle Aesthetic Clinic Jakarta di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2020).

Namun, banyak yang salah kaprah ketika ingin mewujudkan keinginannya memiliki wajah tirus bak perempuan Korea.

Padahal, kata Ratna, tujuan utama face reshaping atau pembentukan wajah seperti V shape adalah untuk membantu memperlambat laju penuaan.

"Banyak yang mindset-nya ingin lebih, lalu meruncingkan dagunya hingga berlebihan. Itu menjadi tidak proporsional dan tidak harmoni," ucapnya.

Untuk itu, Ratna dan Miracle Aesthetic Clinic memperkenalkan E Shape atau teknik pembentukan wajah dengan prosedur yang lebih komprehensif serta mengacu pada struktur wajah masing-masing individu.

Sehingga wajah tak hanya tampak lebih ideal, tetapi juga lebih simetris dan proporsional.

Baca juga: Perawatan untuk Kulit Wajah Glowing Bak Artis Korea

Ketika menjalani prosedur E Shape, para dokter akan membuat semacam "fondasi" pada area pipi bagian atas, tengah dan rahang, hingga dagu.

Memasukkan filler pada area tersebut akan membuat garis senyum (smile line) akan lebih terangkat.

"E Shape adalah penyempurnaan V Shape. Kalau V Shape yang dipikirkan hanya mid-lower face, ini lebih menyeluruh. Ingatlah bahwa wajah seperti rumah, ada fondasi," kata Ratna.

Lalu, berapa uang yang harus dikeluarkan untuk menjalani E Shape?

Ratna menjelaskan, tarif akan sangat bervariasi sesuai dengan kebutuhan individu. Tarif E Shape berhantung pada kebutuhan filler yang digunakan.

Kebutuhan filler setiap orang berbeda-beda, bisa berkisar antara 3 hingga 6 mili dengan tarif sekitar Rp 5 juta per mili.

Meski semakin banyak orang ingin tampil lebih muda, Ratna mengingatkan agar setiap orang melakukan prosedur sesuai kebutuhannya.

"Setiap hari ada banyak perempuan dan laki-laki datang ke klinik kami. Tapi balik lagi ke karakternya, bisa enggak dilakukan itu? Jangan sampai ekspektasinya malah terlalu tinggi," ujarnya.

Baca juga: Memilih Produk Skincare Sesuai Kebutuhan Kulit Lewat Tes DNA

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X