Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/01/2020, 15:31 WIB
Gading Perkasa,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Jika tidak terbiasa dengan Tai Chi, maka yoga, pilates, dan berenang juga dianggap sebagai bentuk latihan silang meditatif.

Baca juga: Tekanan Darah Tinggi? Ubahlah Gaya Hidup

Seperti yang sudah kita dengar jutaan kali, kita tidak bisa berolahraga dengan pola makan yang buruk. Itu terutama berlaku untuk kesehatan jantung.

Terlalu banyak minuman beralkohol --melebihi batas dua minuman sehari untuk pria dan satu minuman untuk wanita-- terutama pesta alkohol, dapat meningkatkan tekanan darah kita, seperti halnya terlalu banyak garam jika kita terlalu sensitif terhadap natrium.

Menerapkan diet mediterania yang kaya akan buah-buahan dan sayuran, minyak zaitun, kacang-kacangan, ikan, biji-bijian serta makanan bukan olahan dan daging merah dapat membantu menurunkan tekanan darah diastolik, menurut penelitian.

Kita bisa saja mendapati diri kita mengalami tekanan darah tinggi, terlepas dari kebiasaan diet dan olahraga kita. Jika itu masalahnya, dokter dapat membantu kita menurunkannya dengan obat-obatan.

Beberapa obat dapat mempengaruhi olahraga kita, jadi berhati-hatilah untuk menemukan obat dan dosis yang tepat dan paling cocok bagi kita, kata Creswell.

"Ada berbagai obat tersedia, dan itu merupakan seni dan pengetahuan untuk menemukan obat yang tepat bagi setiap orang."

"Beta blocker menurunkan tekanan darah, detak jantung dan kapasitas olahraga, dan seringkali mengganggu atlet," tuturnya.

Secara umum, atlet juga harus menghindari diuretik karena dapat menyebabkan dehidrasi dan meningkatkan risiko penyakit terkait panas.

"Penghambat ACE dan saluran kalsium mungkin pilihan yang paling ditentukan dalam populasi atletik," kata Creswell.

Baca juga: Mencegah Supaya Tekanan Darah Naik Tidak Jadi Hipertensi

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com