Sering Menggertakkan Gigi Saat Tidur, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 23/01/2020, 21:06 WIB
ilustrasi tidur ilustrasi tidur

Bisa dipicu obat-obatan tertentu

Beberapa obat-obatan tertentu --termasuk selective serotonine reuptake inhibitors atau SSRI-- diperkirakan menyebabkan bruxism.

Sebuah penelitian mengungkap, ini bisa dikarenakan SSRI memengaruhi kadar dopamin di otak --bahan kimia yang membantu mengendalikan aktivitas otot dan motorik.

Obat antihistaminergik tertentu juga dapat dikaitkan dengan bruxism, karena efek pada bagian otak yang mengendalikan ritme tidur dan sirkadian, menurut penelitian sebelumnya.

Alkohol, kafein, dan rokok juga menjadi pemicu

Para peneliti juga telah menemukan, bahwa bruxism dua kali lipat lebih besar pada orang yang mengonsumsi alkohol, meski alasannya belum bisa dipahami secara jelas.

Beberapa pakar tidur menduga, itu ada kaitannya dengan fakta bahwa alkohol mengganggu tidur kita.

"Alkohol buruk untuk tidur secara keseluruhan. Alkohol membuat kita lebih cepat tertidur, tetapi tidur kita tidak tenang," kata Rafael Pelayo, sleep specialist di Stanford Health Care.

Kita tidak menggertakkan gigi ketika bermimpi, dan alkohol mencegah kita mendapatkan "REM sleep", fase istirahat di mana mimpi terjadi, menurut Pelayo.

Baca juga: Sakit Gigi Bisa Berpengaruh pada Kesehatan Otak

Secara teori, itu menandakan ada lebih banyak kesempatan bagi mereka yang mengonsumsi alkohol untuk menggertakkan gigi, karena mereka cenderung tidur lebih ringan.

Sebagian besar episode bruxism terjadi pada tahap tidur pertama dan kedua. Tahap pertama merupakan tidur ringan kita. Sedangkan bruxism tahap kedua, lebih kecil kemungkinan untuk tidur yang lebih dalam.

Perokok juga lebih cenderung mengalami bruxism. Satu studi menemukan, bruxism dua kali lebih umum dialami perokok dibandingkan mereka yang bukan perokok.

Selain itu, karena kafein adalah stimulan, cokelat, kopi, soda, dan minuman berenergi tinggi lainnya dapat memicu aktivitas otot dan menyebabkan penggertakan gigi.

Dan seperti halnya alkohol, mengonsumsi satu ton kafein (kira-kira delapan cangkir kopi) juga terkait dengan tidur yang lebih ringan.

Baca juga: Ini Akibatnya Jika Hanya Sikat Gigi Sekali Sehari

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Huffpost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X