Kompas.com - 25/01/2020, 15:42 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

• Sangat keras, yang berbahaya untuk pendengaran dan harus mengenakan penutup telinga: 112 dBA = output maksimum dari beberapa pemutar MP3, konser rock, gergaji mesin, 106 dBA = blower daun, blower salju, 100 dBA = traktor, mendengarkan dengan earphone, 94 dBA = pengering rambut, blender dapur, pengolah makanan, kereta bawah tanah, sepeda motor yang lewat, mesin pemotong gas,

• Sedang, bisa didengarkan dengan aman untuk periode waktu apa pun: 70 dBA = percakapan kelompok, penyedot debu, jam alarm, 60 dBA = percakapan umum, mesin cuci piring, pengering pakaian, 50 dBA = curah hujan sedang, 40 dBA = kamar sepi, 30 dBA = bisikan, perpustakaan sepi.

Risiko Akumulatif pada Bayi
Karena suara di bioskop benar-benar keras, apa risiko bagi bayi? Meskipun telinga bayi halus, Laurie Hanin, Ph.D., CCC-A dan Direktur Eksekutif di Pusat Pendengaran dan Komunikasi di New York City menjelaskan bahwa kerusakan pendengaran dari suara di atas tingkat desibel tertentu bersifat akumulatif.

NIOSH (Institut Nasional untuk Keselamatan Kerja dan Kesehatan) menetapkan bahwa setiap peningkatan suara 3 dB, tingkat 'aman' berkurang setengahnya.

"Sudah lama ditetapkan bahwa tingkat 85 dB untuk jangka waktu delapan jam dapat merusak pendengaran, seiring waktu. Semakin keras tingkat kebisingan, semakin pendek waktu yang dianggap berbahaya,” kata Laurie.

Laurie menjelaskan, kerusakan dapat terjadi pada pendengaran pada bayi baru lahir tergantung pada seberapa keras suara itu. Ketika suara sangat keras seperti 130 dB atau lebih tinggi, gangguan pendengaran dapat terjadi dari paparan satu kali.

Ini biasa disebut dengan trauma akustik. Suara seperti dari petasan, senjata, dan ledakan bisa sekeras ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jika bayi baru lahir terkena tingkat suara 90 dB seperti di film satu kali, tidak akan ada kerusakan langsung. Namun, jika bayi terkena 90 dB selama dua jam secara sangat teratur, ada kemungkinan bahwa selama beberapa tahun, gangguan pendengaran dapat berkembang,” paparnya.

Baca juga: Usia Berapa Anak Mulai Bisa Diajak Nonton di Bioskop?

Suara keras seperti suara bioskop untuk bayi, biasanya tidak stabil. Bisa jadi Si Kecil juga menjadi rewel dan lelah.

Selain itu, karena berada di dalam bioskop dalam jangka waktu lama, Si Kecil juga bisa mengalami detak jantung lebih cepat, sakit perut dan susah tidur saat pulang dari bioskop.

Halaman:


Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.