Kisah Arya Permana Turunkan Berat Badan Hingga 109 Kilogram

Kompas.com - 26/01/2020, 15:08 WIB
Arya Permana (14) saat melakukan olahraga ringan di rumahnya, Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jumat (24/1/2020). KOMPAS.COM/FARIDAArya Permana (14) saat melakukan olahraga ringan di rumahnya, Desa Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Jumat (24/1/2020).
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Saat berusia 10 tahun, Arya Permana harus berhenti sekolah karena tidak kuat berjalan. Sehari-hari, kegiatannya hanya berbaring sambil menonton televisi. Bobot tubuhnya yang kala itu mencapai hampir 190 kg, menghalangi Arya dan masa depannya.

Setelah kurang lebih tiga tahun lamanya menjalani serangkaian program, Arya berhasil menurunkan berat badan hingga 109 kg.

Bobot Arya sekarang sudah mencapai 81 kg. Angka ini hanya lebih beberapa kilogram dari berat badan idealnya. Apa yang dilakukan Arya hingga berhasil melawan obesitas?

Tahun 2016 lalu, Arya tidak bisa berjalan karena tidak kuat menahan berat badannya. Kondisinya yang cukup memprihatinkan tersebut akhirnya menyita perhatian banyak pihak. Hal itu membuat Arya akhirnya mulai menjalani perawatan untuk bisa menurunkan berat badannya.

Dengan bantuan dari tim dokter serta Ade Rai, pelatih olahraganya yang juga binaragawan ternama, Arya berhasil menghilangkan setengah berat badannya.

Selama ini, Arya diketahui sudah menjalani operasi pengecilan lambung, serta mengubah pola makan menjadi jauh lebih sehat, dan berolahraga secara teratur.

Jika sebelumnya Arya disebut bisa mengonsumsi puluhan botol minuman kemasan dalam satu hari, anak asal Jawa Barat ini sekarang sudah bisa menahan dirinya. Makanan yang dikonsumsinya pun sudah tidak mengandung minyak dan gula berlebih.

Arya mengungkapkan, awalnya ia tidak menjalankan olahraga yang terlalu berat. Latihannya dimulai dengan gerakan ringan seperti push up di tembok dan mengangkat semacam tambang.

Arya Permana (10) penderita severe obesity ditangani 13 dokter spesialis RSHS. Berat badan normal Arya kurang dari 50 kg, namun saat ini beratnya mencapai 189,5 kg. KOMPAS.com/Reni Susanti Arya Permana (10) penderita severe obesity ditangani 13 dokter spesialis RSHS. Berat badan normal Arya kurang dari 50 kg, namun saat ini beratnya mencapai 189,5 kg.
Setelah menjalani operasi pengecilan lambung pun Arya mengaku jadi lebih mudah kenyang, sehingga porsi makannya bisa berkurang. Seperti apa operasi tersebut?

Operasi pengecilan lambung, memang bisa menjadi salah satu pilihan perawatan bagi kondisi obesitas ekstrem, atau obesitas yang disertai penyakit yang mengancam nyawa. Dalam istilah medis, prosedur ini dinamakan sebagai operasi bariatrik.

Operasi bariatrik sendiri terbagi atas beberapa jenis, yaitu:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X