Kompas.com - 27/01/2020, 16:28 WIB
Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi dan Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc (paling kanan ke kiri) dalam acara diskusi di Gedung IMERI FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020). KOMPAS.com/Nabilla TashandraProf. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K), MSi dan Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc (paling kanan ke kiri) dalam acara diskusi di Gedung IMERI FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Senin (27/1/2020).

Padahal, zat besi, misalnya, berperan penting terhadap sirkulasi oksigen dalam tubuh anak yang penting untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

"Ternyata sekitar 30 persen balita mengalami kekurangan zat besi. Bagaimana bermimpi punya anak Indonesia yang unggul kalau masih banyak asupan nutrisi anak yang kurang," kata  ahli gizi Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, M. Sc


2. Mencegah anak dari penyakit

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melindungi anak dari penyakit, seperti menjaga kesehatan makanan, menghindari asap rokok dan kendaraan, hingga imunisasi yang lengkap dan teratur.

Baca juga: Pentingnya Ajarkan Keselamatan Diri pada Anak Usia Dini

3. Beri stimulasi dan kasih sayang

Selain nutrisi yang cukup, anak juga membutuhkan stimulasi dan kasih sayang. Intinya, kata Soedjatmiko, adalah bermain interaktif setiap hari. Hal ini juga sebaiknya dilakukan langsung oleh orangtua.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Orangtua jangan sibuk main HP. Karema banyak main HP stimulasi dengan anak jadi kurang," ujar Saptawati.

Stimulasi bisa diberikan cara-cara sederhana seperti memberi contoh-contoh aktivitas yang mampu merangsang seluruh indera anak.  Jangan ragu memberikan pujian dan apresiasi sekecil apapun prestasi anak untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Baca juga: 6 Cara Mencegah Anak Jadi Korban Bullying

4. Pantau pertumbuhan

Jangan lupa untuk memantau pertumbuhan anak secara rutin setiap bulannya. Anak perlu ditimbang berat badannya, panjang badan, hingga lingkar kepala anak. Orangtua bisa memantaunya dengan bantuan dokter atau bisa pula mengikuti panduan dari buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Jika grafik pertumbuhan masih kurang, orangtua harus membantu agar anaknya mampu mengejar ketertinggalan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.