Anak Susah Makan? Bisa Jadi 8 Alasan Ini Penyebabnya

Kompas.com - 27/01/2020, 21:09 WIB
Ilustrasi anak susah makan. ThinkstockphotosIlustrasi anak susah makan.

 

5, Masalah kesehatan

Jika si kecil baru saja sembuh dari penyakit, mereka mungkin merasa makanannya hambar.

Dalam kasus seperti itu, penting untuk memberi anak-anak waktu untuk pulih sepenuhnya dan mencicipi makanan secara normal lagi. Memaksa mereka makan akan berdampak negatif pada mereka.

Agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi, ibu bisa menyiapkan makanan favoritnya.

6. Tidak menyukai tekstur tertentu

Hal-hal kecil sangat berarti bagi anak-anak. Ada banyak anak yang sangat cerewet dalam hal tekstur, sehingga mereka menolak makan berhari-hari, sedangkan para ibu berusaha keras untuk menemukan alasan di balik itu.

Jika anak suka nasi yang agak lunak, taka ada salahnya untuk menyiapkannya seperti itu. Ketika kita bisa menghormati pilihan mereka, mereka tidak akan mengecewakan.

Baca juga: Rasa Makanan Bisa Sebabkan Anak Susah Makan

7. Alergi makanan
Alergi makanan tertentu dapat membuat anak-anak menghindari jenis makanan tertentu. Bisa jadi si kecil memiliki alergi tanpa ibu sadari.

Jika anak secara konsisten menolak jenis makanan tertentu, cobalah mencari tahu apakah dia mengalami masalah setelah mengonsumsinya, seperti gatal di sekitar mulut atau bahkan merasa sesak napas.

8. Suasana di rumah

Apakah kamu membedakan makanan untuk anak dengan anggota keluarga lain?

Bisa jadi, sudah tak tertarik lagi pada makanan bayi yang disiapkan untuknya. Cobalah untuk melibatkan si kecil saat makan malam.

Jika anggota keluarga makan makanan pedas yang dikhawatirkan tidak cocok untuk si kecil, kamu bisa membuat makanan yang sama dengan tingkat kepedasan berbeda.

Baca juga: Makan Jangan Hanya Cari Kenyang

 

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Boldsky
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X