Kompas.com - 27/01/2020, 22:39 WIB
Ilustrasi sperma EraxionIlustrasi sperma

KOMPAS.com - Pria yang berencana untuk memiliki anak perlu menjaga sperma dalam jumlah yang sehat. Jika jumlah sperma menurun, akan sangat sulit terjadi kehamilan.

Lalu, apa yang bisa membuat jumlah sperma menurun? Ada berbagai faktor, mulai dari kebiasaan gaya hidup, genetik, masalah kesehatan, atau bahkan karena pakaian dalam yang kamu gunakan.

Jumlah sperma menunjukkan jumlah sel sperma yang ada dalam air mani. Hal ini tentu tak ada hubungannya dengan seberapa baik performamu di tempat tidur dan seberapa kuat ereksi.

Baca juga: Pria yang Rutin Olahraga Punya Sperma Lebih Sehat

Bagaimana cara mengetahui jumlah sperma tanpa tes? Kamu kemungkinan perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui jumlah sebenarnya. Namun, berikut ini beberapa tanda yang bisa menjadi petunjuk jumlah sperma sedikit.

1. Masalah hormon

Ketidakseimbangan hormon bisa menjadi alasan di balik rendahnya jumlah sperma. Pada beberapa pria, ini bisa terlihat dari berkurangnya rambut wajah.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Obesitas dapat menyebabkan penurunan kadar testosteron. Pada saat yang sama, berat badan yang sangat rendah juga dapat mengganggu keseimbangan hormon.

Dalam jangka panjang, masalah hormon bisa memengaruhi jumlah sperma.

2. Suara lebih dalam

Sebuah survei mengklaim bahwa pria yang memiliki suara lebih dalam cenderung memiliki peluang lebih tinggi untuk memiliki jumlah sperma sedikit. Namun, umumnya wanita tertarik pada pria yang memiliki suara jantan yang dalam.

Sebenarnya, suara yang dalam menunjukkan tingkat testosteron yang baik, tetapi di sisi lain, suara yang terlalu dalam juga bisa menunjukkan jumlah sperma yang rendah. Meski demikian, jangan langsung menyimpulkan tanpa disertai pendapat dokter.

Baca juga: Ingin Istri Cepat Hamil? Ini 11 Cara Meningkatkan Kualitas Sperma

 3. Otot

Pria yang tidak dapat mengembangkan otot juga cenderung memiliki peluang lebih tinggi untuk memiliki jumlah sperma sedikit.

Lemak adalah jaringan adiposa. Terlalu banyak lemak dapat berubah menjadi estrogen. Ketika kadar estrogen meningkat, kemungkinan akan berpengaruh pada jumlah sperma.

4. Kadar testosteron

Pada beberapa pria, jumlah sperma bisa turun jika kadar testosteron menurun. Selain itu, massa otot yang rendah bisa memengaruhi tingkat testosteron.

Testosteron menentukan tampilan maskulin pria serta fungsi reproduksi. Ketika kadar testosteron menurun karena alasan apa pun, libido dan jumlah sperma juga akan segera turun.

Baca juga: 6 Langkah demi Kualitas dan Kuantitas Sperma yang Sehat

5. Kelelahan ekstrem

Jika kamu merasa lelah dan kekurangan energi untuk bangkit dan melakukan sesuatu, itu bisa menjadi salah satu tanda bahwa kadar testosteron rendah. Selain itu, juga bisa menunjukkan jumlah sperma sedikit.

6. Pembengkakan

Tanda-tanda lain dari jumlah sperma sedikit adalah pembengkakan dan rasa sakit di testis. Ketika pembuluh darah membengkak di testis, jumlah sperma bisa turun.

Baca juga: Gemar Makan Junk Food di Usia Remaja, Pengaruhi Sperma saat Dewasa

 



Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X