Kompas.com - 28/01/2020, 18:49 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

Saya harus menjadi orang terbaik pertama dan terakhir
Bagi para martir kerja, waktu kerja yang panjang dianggap sebagai melakukan pekerjaan dengan baik.

Selalu sedia setiap saat akan menyakiti diri sendiri dan rekan kerja. Salah satu tanda fisik kita terlalu memaksa diri antara lain sulit tidur, migrain, dan kelelahan karena pikiran terus dipenuhi oleh pekerjaan.

Martir kerja juga dapat menetapkan ekspektasi bahwa tim mereka harus siap setiap waktu.

Jika saya bekerja keras, maka pekerjaan saya akan dikenal
Tanggapan positif terkadang dapat menimbulkan anggapan keliru, yaitu menjadi martir baik untuk karier mereka.

Kita akan berpikir karier yang baik harus dilakukan dengan kerja keras dan seringnya kita melakukan pekerjaan yang kurang berkualitas.

"Karena para martir menemukan harga diri mereka dalam bekerja dan menjadi orang yang suka bergaul, mereka cenderung mengisi waktu dengan hal mendesak tapi tidak selalu penting atau berdampak tinggi."

"Banyak hal diperlukan untuk memajukan karier, yaitu visibilitas, jaringan internal dan eksternal, atau aliansi strategis," tutur Wilding.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orbe-Austin merekomendasikan agar kita menemukan mentor di luar pekerjaan yang dapat menempatkan karier kita dalam perspektif.

Baca juga: 4 Jurusan Kuliah Kekinian dengan Prospek Karier Menjanjikan

Saya tidak bisa berlibur
Sebuah survei tahun 2017 mengenai kebiasaan liburan yang dilakukan organisasi industri perjalanan, US Travel Association, mendefinisikan martir kerja sebagai karyawan yang tidak pernah ambil cuti karena merasa tidak ada orang lain mampu melakukan pekerjaan itu.

Survei di tahun 2018 mengenai kebiasaan liburan orang Amerika mengungkap alasan para pekerja tidak menggunakan hari liburnya.

Mereka takut terlihat mudah digantikan, kurang berdedikasi, dan meyakini tugas mereka terlalu banyak untuk mengambil cuti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.