Kim Kardashian Bikin Penjualan Maskara Menurun, Apa Sebabnya?

Kompas.com - 30/01/2020, 07:35 WIB
Kim Kardashian menggunakan kalung custom dari Kanye West yang berisi pesan singkat untuknya. Instagram @kimkardashianKim Kardashian menggunakan kalung custom dari Kanye West yang berisi pesan singkat untuknya.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Iklan dan promosi dunia kecantikan mungkin membuat banyak dari kita terobsesi dengan bulu mata yang tebal dan panjang.

Penggunaan maskara seringkali dipilih menjadi cara praktis untuk memberi kesan bulu mata yang lebih tebal. Namun, banyak pula yang menginginkan hasil maksimal dengan menggunakan bulu mata palsu.

Dari waktu ke waktu, ternyata minat bulu mata palsu menggeser maskara. Bahkan, penggunaan bulu mata palsu membuat penjualan maskara kian menurun. Apalagi dengan adanya opsi extension bulu mata yang membuat bulu mata tebal dan panjang menjadi lebih permanen.

Para pakar mengatakan, tren ini juga dipengaruhi karena bulu mata palsu semakin murah, mudah diakses dan tampak digunakan oleh keluarga Kardashian.

"Kim adalah salah satu beauty influencer terbesar di dunia. Dia adalah salah satu orang yang paling dilihat dan para perempuan terinspirasi oleh riasan wajahnya," kata makeup artist Mario Dedivanovic kepada CNN.

Makeup artist dengan pengikut Instagram 7,4 juta itu mengonfirmasi dirinya secara rutin memakaikan bulu mata palsu pada mata Kim, meskipun secara pribadi ia merupakan penggemar maskara.

Menurutnya, maskara tidak akan mati, namun extension bulu mata menjadi pilihan gaya hidup yang lebih mudah bagi para perempuan saat ini. Selain itu, ketika seseorang sudah menggunakan extension bulu mata, maka ia sudah tak lagi perlu menggunakan maskara.

Fakta penjualan maskara yang menurun juga terlihat dari sejumlah merek kosmetik para selebriti, termasuk Kylie Cosmetik milik Kylie Jenner, Fenty Beauty milik Rihanna dan Haus Laboratories milik Lady Gaga, yang semuanya meluncurkan koleksi kosmetik tanpa produk maskara.

Sementara menurut Nielsen, penjualan bulu mata palsu dan produk-produk pelengkapnya, seperti perlengkapan, lem dan aplikator, mengalami peningkatan hingga 82 persen sejak 2016. Di sisi lain, penjualan maskara terjun hingga 7 persen.

Terlepas dari risiko kesehatannya, extension bulu mata yang diaplikasikan secara profesional juga mengalami peningkatan di beberapa toko perlengkapan kesehatan dan kecantikan.

Makeup artist selebriti, Randall Mahnke-Tang mengatakan kepada CNN bahwa extension bulu mata cukup mahal, namun lebih awet dibandingkan maskara. Harganya, kata dia, mencapai lebih dari 100 dollar AS (sekitar Rp 1,3 juta).

"Extension bulu mata bisa bertahan empat hingga enam minggu. Kita juga bisa menggunakannya saat berenang, melakukan hot yoga, pergi ke pantai, tidak usah khawatir."

"Tidak seperti maskara yang tanpa perlakuan apapun bahkan bisa luntur ke bawah mata. Kepraktisan extension bulu mata memang sulit dikalahkan," ungkapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber NYPost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X