Kompas.com - 03/02/2020, 09:38 WIB

KOMPAS.com - Ketika pertama kali Jennifer Lopez muncul di dunia hiburan di tahun 90an, sosok tubuh yang sangat kurus menjadi shape yang paling populer.

Model seperti Kate Moss menjadi amat masyur kala itu. Di sisi lain, banyak brand dunia pun memercayakan produk mereka kepada model yang "ultra-ramping".

Demikian pula dengan dunia film, banyak aktris di masa itu yang populer dan memiliki tipe tubuh sejenis. Sebutlah Cameron Diaz dan Sandra Bullock.

Baca juga: Tanpa Riasan di Wajah, J.Lo Tetap Cantik dengan Kulit Berkilau...

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Lopez (@jlo) on Dec 24, 2019 at 1:05pm PST

Selama bertahun-tahun, J.Lo -demikian Jennifer Lopez biasa disapa, berjuang menentang stereotip tersebut.

Dia terlihat bekerja untuk menciptakan "ciri khas" tersendiri di Hollywood.

Dia menjadi ratu komedi romantis, lewat sederet film seperti The Wedding Planner, Maid in Manhattan, dan Monster-In-Law.

Kini, -mungkin layak jika Jennifer Lopez disebut sebagai pahlawan bagi para perempuan bertubuh "curvy".

Baca juga: Rambut Baru J.Lo, Perpaduan Gaya Asimetris dan Ikal Alami

Kendati demikian, pencapaian J.Lo hingga ke titik itu tentu bukan persoalan mudah. Dia menjalani rutinitas kebugaran yang sangat sulit.

Tak semua orang bisa menjalani itu, karena dibutuhkan komitmen yang ketat dan kekuatan yang mungkin hanya dimiliki "wanita super" macam J.Lo.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Lopez (@jlo) on Feb 1, 2020 at 12:02pm PST

Dilaporkan, untuk mempertahankan bentuk tubuhnya, J.Lo memilih olahraga sebagai menu pembuka di awal hari.

Dia terus memacu diri untuk mendapatkan keringat untuk membantunya memulai harinya.

J.Lo pun secara teratur mencampurkan beragam jenis latihan, bekerja sama dengan beberapa pelatih kebugaran yang berbeda, serta melakukan berbagai jenis latihan.

Baca juga: Gaun Ikonik Versace J.Lo Kini Mewujud dalam Sneakers

Hal itu dia lakukan untuk menemukan keseimbangan dan menjaga tubuhnya seperti yang kita lihat sekarang.

Di sisi lain, J.Lo juga sangat ketat dengan dietnya, serta menjauhi kafein dan alkohol. Dia makan bersih, dan tidak menyentuh makanan olahan atau makanan cepat saji sama sekali.

Hasilnya? Mungkin tidak mudah untuk menjadi Jennifer Lopez, tetapi imbalannya besar -dia dianggap sebagai salah satu orang paling cantik di industri hiburan saat ini.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Jennifer Lopez (@jlo) on Jan 30, 2020 at 1:41pm PST

Tahun 2020 bakal menjadi tahun yang besar bagi J.Lo. Salah satunya, dia terpilih sebagai artis yang mengisi Super Bowl Halftime Show.

Untuk kepercayaan ini pun J.Lo sudah melakukan persiapan. Hal itu bisa dilihat dalam sejumlah unggahan di akun Instagram-nya. 

Baca juga: Tampil Di Super Bowl, Adam Levine Kenakan Rolex Langka Rp 1,3 M

Tidak ada keraguan bahwa J.Lo akan membuktikan kepada jutaan penggemar, bahkan pada usia 50 tahun saat ini, ia masih memiliki apa yang diperlukan untuk tampil menawan.

J.Lo jelas menunjukkan, dia adalah salah satu perempuan yang bekerja paling keras di bisnis ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.