Kompas.com - 03/02/2020, 21:36 WIB

KOMPAS.com - Putus cinta tidak pernah mudah bagi seseorang, dan ada kemungkinan kita juga menjalani periode kehilangan harapan karena hubungan bubar. 

Karena ingin mengubur masa lalu, banyak orang yang akhirnya memutus pertemanan dengan mantan, termasuk di media sosial. Walau bagi sebagian orang sikap ini kekanak-kanakan, tetapi menjauh dari kehidupan mantan terkadang bisa membuat kita cepat move on.

 

Namun, ada juga orang yang sulit memutus kontak digital dengan mantan karena berada dalam lingkaran pertemanan atau mungkin pekerjaan yang sama. Walau begitu, kita tetap bisa berteman dengannya, setidaknya di dunia maya dengan memperhatikan rambut berikut:

Hindari menelepon 
Hal pertama dan terpenting yang perlu kita lakukan, hindari menerima telepon dari mantan.

Pahamilah, hubungan telah berakhir dan jika memutuskan ingin melanjutkan hidup, tak perlu melihat ke belakang. 

Menghubungi mantan atau menerima telepon darinya akan memberi kesan masih ada peluang untuk kembali. Sehingga kita akan menutup kesempatan orang baru hadir.

Mengurangi chatting 

Mantan bisa saja menghubungimu lewat chatting atau pesan singkat. Cobalah batasi obrolan dengan mantan hanya seputar pekerjaan atau urusan tertentu, bukan masalah pribadi.

Jika tidak, ini menandakan kita belum siap memperbaiki keadaan. Bila berniat mempertahankan persahabatan setelah putus, lakukan setelah jeda waktu yang signifikan.

Baca juga: Menebak 9 Alasan Mantan Kekasih yang Kembali Menghubungi...

Blokir nomor mantan 
Di saat merasa kesal dan patah hati, kita bisa saja merasa tidak ingin berbicara lagi dengan mantan. Dalam hal ini, tidak salah memblokir nomor mantan, setidaknya sampai rasa sakit hati dan amarah reda. Jika setiap komunikasi selalu membawa kita mengingat lagi luka lama, lebih baik tak bicara sama sekali bukan.

Stop mengikuti di media sosial
Langkah lain untuk memutus hubungan secara digital dengan mantan, unfollow dia di media sosial. Terlepas dari berapa banyak platform media sosial yang menghubungkanmu dengannya.

Ini juga akan membantu kita bergerak maju dan memberi kita kesempatan bertemu orang baru.

Batasi berhubungan dengan teman-temannya
Jika bubarnya hubungan kamu karena perilakunya yang bisa menyakitimu secara fisik dan mental, menjauh dari teman-temannya adalah tindakan tepat. Tidak menutup kemungkinan mantan masih akan menghubungimu lewat teman-temannya.

Ganti kata sandi akun media sosial
Banyak pasangan membiarkan satu sama lain mengakses akun media sosial masing-masing.

Dalam kasus seperti ini, kita perlu mengganti kata sandi akun media sosial sehingga mantan tidak mempunyai akses ke akun kita. Tidak perlu khawatir mengenai apa yang ada di pikiran mantan. 

Baca juga: Pura-Pura Move On Bantu Cepat Lupakan Mantan, Apa Sebabnya?

Menutup akses foto dan video kita dari mantan
Banyak aplikasi online yang dapat membantu kita menyimpan foto dan video diri kita. Jika sebelumnya mantan memiliki akses ke foto dan video kamu, segera ubah pengaturan.

Ketika kamu telah mengunggah foto-fotomu bersama mantan tapi belum siap menghapusnya, arsipkan sementara waktu.

Tidak membagikan lokasi terkini
Jika kamu dan mantan sebelumnya berbagi lokasi satu sama lain, sekarang berhenti melakukan hal tersebut. Kamu berdua tidak lagi bersama dan telah memutuskan untuk move on.

Matikan chat dari mantan
Saat kita merasa sulit menahan chat dari mantan yang masuk, bisukan chat tersebut, termasuk juga video call. Mungkin sulit menghindari pesan dari orang yang kita cintai di masa lalu, tapi kita harus melakukannya jika berada dalam hubungan tidak sehat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.