Kompas.com - 05/02/2020, 11:16 WIB
Ilustrasi orangtua dan anak menggambar Ilustrasi orangtua dan anak menggambar

“Kebetulan bagian tersebut terletak tepat di belakang dahi Anda,” ucap Shrand.

Untuk menghilangkan keinginan berteriak marah, dia menyarankan untuk meletakkan tangan di dahi - cukup satu atau dua detik - dan menarik napas dalam-dalam ketika merasakan dorongan untuk berteriak.

“Tanyakan pada dirimu sendiri,‘Apa yang sebenarnya ingin aku lakukan dan lihat selanjutnya? Kenapa saya marah?’,”' Katanya.

Baca juga: 10 Teknik Parenting Positif untuk Mendisiplinkan Anak

3. Berkeok seperti ayam
Carla Naumburg, penulis "How To Stop Losing Your Shit With Your Kids" memilih alternatif ini sebagai pengganti berteriak: berhenti dan lakukan apa pun yang lain. Misalnya ambil napas, tetap diam, melompat-lompat, atau letakkan tangan Anda rata di atas meja untuk mencoba dan merasa membumi.

"Saya pernah berkeok-keok seperti ayam,” kata Naumburg kepada HuffPost, "karena membantu mengeluarkan energi dan karena sangat konyol sehingga membuat kita semua tersentak."

Pilihan lain? Jika Anda merasa harus berteriak, paling tidak jaga jangan sampai mengatakan hal-hal buruk yang menyakitkan.

"Anda bisa berteriak tanpa mengatakan sesuatu yang buruk," kata Jennifer Kolari, seorang terapis anak dan keluarga serta penulis "Connected Parenting: Cara Meningkatkan Anak yang Hebat".

IlustrasiShutterstock Ilustrasi

4. Gunakan “suara guru” versi Anda
Tidak berteriak bukan berarti membiarkan anak-anak lolos dari perilaku yang tidak Anda setujui. Anda dapat dan harus benar-benar berbicara tentang perilakunya, tetapi dengan tenang dan tegas.

Kolari sering menyamakannya dengan kejadian di pesawat saat turbulensi. Jika pilot berjalan berkeliling untuk bertanya apakah semua orang mengenakan sabuk pengaman dengan suara yang sangat manis dan lembut, Anda mungkin bingung tentang apa yang sedang terjadi dan apa yang pilot ini harapkan dari kamu.

Sebaliknya, ketika pilot berteriak, Anda mungkin akan panik. Jika pilot berbicara dengan tenang tetapi tegas dan menjelaskan Anda perlu mengenakan sabuk pengaman sekarang, Anda akan melakukannya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.