Kompas.com - 05/02/2020, 23:03 WIB
Ilustrasi ASI Shutterstock.comIlustrasi ASI

 

4. Siapkan rencana memompa ASI pada situasi yang berbeda

Variabel tertentu mungkin sulit untuk direncanakan, yaitu, ketika kamu harus melakukan perjalanan dengan pesawat terbang.

Seringkali tidak jelas apakah bandara dan, yang lebih penting, terminal memiliki ruang untuk pompa atau menyusui.

Menemukan stop kontak juga bisa menjadi masalah. Terkadang kamu mungkin tidak memiliki akses listrik sama sekali.

Karena itu, penting untuk memiliki rencana cadangan yang dapat membantumu mengatasi hal ini.

Baca juga: Para Ibu, Waspadai Bahaya Memompa ASI di Toilet

Kemas beberapa adapter, termasuk charger mobil. Jangan lupa membawa penutup atau kenakan mantel / jaketmu untuk dipakai saat memompa, terutama jika tak ada ruangan khusus.

Kenakan juga bra menyusui. Ini membuatnya mudah untuk memompa dengan cepat dan diam-diam.

Jika kamu sering berada di dalam mobil, atur untuk efisiensi pemompaan maksimum. Tentukan tempat untuk pendingin, persediaan pompa, dan apa pun yang kamu butuhkan.

Jika kamu sering berada di tempat dengan daya terbatas, kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk memiliki pompa manual.

Baca juga: Tips Selamatkan ASI Perah Saat Listrik Padam Berkepanjangan

4. Pijat payudara sebelum dan sesudah memompa ASI

Menyentuh payudara dapat merangsang aliran ASI dan dapat membantu memaksimalkan hasil pemompaan.

Untuk memulai pelepasan secara manual dan efektif, kamu dapat mencoba memijat payudara sendiri sebentar.

Untuk caranya, kamu dapat menonton video yang menampilkan beberapa teknik pijat payudara.

5. Coba berbagai tip memompa untuk melihat apa yang cocok untukmu

Meskipun ada puluhan trik dan kiat memompa yang tersedia, efektivitasnya masih diperdebatkan secara luas, dan efeknya akan berbeda untuk orang yang berbeda.

Ada yang percaya, bahwa memikirkan atau melihat foto anak mereka akan meningkatkan aliran ASI mereka.

Yang lain mungkin lebih memilih untuk membaca majalah atau mengecek email sambil memompa ASI.

Beberapa menutupi botol pompa mereka, sehingga mereka tidak terganggu dengan berapa banyak hasil yang didapatkan.

Pemikirannya adalah melakukan hal-hal tersebut akan mengurangi stres dan meningkatkan pasokan ASI perahmu.

Ini bukan pendekatan satu ukuran untuk semua. Temukan apa yang sesuai untuk kamu.

Baca juga: Memahami Pentingnya ASI bagi Bayi Prematur

6.Pakaian khusus untuk ibu menyusui

Selain memilih pakaian yang mungkin ditentukan oleh pekerjaan dan posisimu, kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk memilih atasan yang longgar dan kancing yang terbaik agar lebih mudah membukanya saat memompa ASI.

7. Simpan kaos atau selendang

Bawalah kaos cadangan atau selendang untuk menutupi payudaramu saat memompanya.
Bila memungkinkan, kamu bisa membeli sebuah penutup khusus untuk ibu menyusui.

8. Pakai bra khusus memompa

Saat ini di pasaran, ada banyak bra yang membantu ibu untuk melekatkan corong pompa. Sehingga, kamu tak perlu lagi harus memeganginya selama memompa.

Dengan kata lain, kedua tanganmu bisa bebas dan melakukan apa saja, termasuk tetap bekerja.

Baca juga: ASI Tidak Keluar, Ibu Menyusui Butuh Dukungan, Bukan Tekanan

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.