Inovasi Berkelas Sepatu Lari Nike untuk Olimpiade 2020

Kompas.com - 06/02/2020, 15:37 WIB
Nike Running Shoes untuk Olimpiade 2020 Tokyo HypebeastNike Running Shoes untuk Olimpiade 2020 Tokyo

KOMPAS.com - Setiap empat tahun, para atlet hebat dunia berkumpul di Olympic Games atau Olimpiade untuk menunjukkan keahlian mereka yang luar biasa dan menginpirasi jutaan orang.

Memori tercipta, legacy ditetapkan, dan medali emas disematkan, mengabadikan para juara dalam catatan sejarah.

Olimpiade juga berfungsi sebagai panggung global bagi merek-merek untuk memulai inovasi terbarunya.

Seperti Olimpiade sebelumnya, Nike juga bersiap dengan inovasi selama perhelatan Olimpiade 2020 di Tokyo --dan tidak ada performa yang lebih nyata dari penawaran sepatu lari Nike.

Empat siluet terbagi menjadi dua sepatu running (Air Zoom Alphafly NEXT% dan air Zoom Tempo NEXT%) dan dua track spikes (Air Zoom Viperly dan Air Zoom Victory).

Seluruhnya didesain dalam warna hitam dan hijau neon, dengan material futuristik dan dukungan riset yang dilakukan di laboratorium riset Nike.

Keempat footwear yang memiliki konstruksi unik ini menandai babak baru dalam sepatu lari performa, dan siap melompati garis start ketika perlombaan telah dimulai.

Baca juga: Seorang Pria Temukan Enam Sepatu Langka Nike MAG di Gudang

Nike Air Zoom Alphafly NEXT%

Sejak pertama kali terlihat di kaki Eliud Kipchoge saat ia menjalani maraton dua jam yang menakjubkan, sepatu Air Zoom Alphafly NEXT% langsung mencuri perhatian para pelari berdedikasi. Sepatu ini juga sepatu lari tercepat Nike saat ini.

Terpusat di sekitar bagian atas yang berbahan bulu ringan dan pelat serat karbon serta sistem midsole berbasis Zoom Air, sepatu ini dirancang untuk memberi peningkatan lari dan bantalan yang baik.

Bagian midsole ZoomX memiliki tinggi 39,5 - 45 mm, 8 mm lebih tinggi dari ZoomX Vaporfly NEXT%.

Pelat serat karbon full memastikan stabilitas dan transisi yang mulus, sambil meningkatkan kekakuan forefoot untuk membantu pelari mengambil langkah dengan propulsi yang ditingkatkan.

Dua "puck" Air Zoom juga dimuat di forefoot, dan desainnya memungkinkan sepatu mengembang dan berkontraksi ke segala arah, memaksimalkan respon.

Bagian atasnya dibuat dari benang Atomknit baru. Evolusi Flyknit yang populer, Atomknit dirancang khusus untuk balapan lari dan menawarkan kontur fit dengan sedikit peregangan.

Desainnya yang breathable dan tidak menyerap keringat tetap ringan dan nyaman, ini juga merupakan respon terhadap gelombang panas di Olimpiade Tokyo.

Nike Air Zoom Alphafly NEXT% akan tersedia bagi member Nike di bulan Februari sebelum dirilis sepenuhnya pada musim semi. Harganya sendiri akan segera diumumkan.

Baca juga: Sepatu Lari Nike Nyaris Dilarang Karena Terlalu Bagus

Nike Air Zoom Tempo NEXT%
Bagi yang tidak membutuhkan performa Air Zoom Alphafly NEXT%, namun tertarik oleh pengaturan advance, masih ada Air Zoom Tempo NEXT%.

Mengadopsi etos speedy ke gaya sehari-hari, pengujian menunjukkan, air Zoom Tempo telah menggantikan lini Pegasus Turbo sebagai sneaker atletik harian paling efisien dari Nike.

Kendati ada pelat penopang yang diletakkan di midsole, itu terbuat dari bahan komposit, bukan karbon.

Material ini tidak terlalu kaku sehingga lebih mudah beradaptasi untuk penggunaan sehari-hari.

"Puck" Zoom yang sama dengan Alphafly hadir di forefoot, namun pengaturan busa diubah.

Baca juga: Sepatu Seri Kobe Menghilang dari Situs Nike

Busa ZoomX dipakai di forefoot dan midfoot, namun tumit menggunakan busa React untuk perlindungan yang lebih besar.

Bagian atasan dibuat dari Flyknit, dan outsole juga terdapat lebih banyak karet untuk meningkatkan jarak tempuh.

Air Zoom Tempo NEXT% akan dirilis dalam dua variasi, yaitu normal dan FlyEase, melalui situs Nike pada musim gugur tahun ini, seharga 200 dollar AS atau sekitar Rp. 2,7 juta.

Sementara untuk berlari jarak jauh sudah ditangani oleh kedua model sebelumnya, ada dua sepatu lain untuk track spike ultra ringan, yaitu Air Zoom Viperly dan Air Zoom Victory.

Diklaim sebagai track spike Nike tercepat dan paling efisien yang pernah ada, masing-masing sepatu mengadopsi Alphafly untuk membantu pelari tercepat di dunia menorehkan rekor baru.

Baca juga: 6 Atlet Indonesia yang Sudah Dipastikan Lolos ke Olimpiade Tokyo 2020

Nike Air Zoom Viperfly
Air Zoom Viperfly dibuat untuk lari 100 m, menawarkan kantung Zoom Air besar di bawah forefoot dengan sedikit busa di tumit mikroskopis.

Ini disesuaikan karena mayoritas pelari cepat atau sprinter tidak menyentuh lintasan dengan tumit mereka saat balapan.

Pelat serat karbon ditempatkan di bawah kantung Zoom, bagian atas Atomknit yang pas, bentuknya fleksibel di forefoot, dan padat di bagian tumit untuk meningkatkan daya tahan serta penguncian.

Nike Air Zoom Victory
Sementara itu, Air Zoom Victory dibuat untuk jarak yang sedikit lebih jauh. Lapisan tipis busa ZoomX diletakkan di bawah pelat serat karbon dan kantung udara Zoom Air sedikit berada di atas tanah.

Kebalikan dari Viperfly, bagian atas Atomknit adaptif di bagian tumit dan lebih pas di forefoot, meningkatkan pertahanan.

Kedua sepatu ini akan dirilis sebagai bagian dari penawaran trek Nike Running musim panas 2020, dan kita dapat melihatnya di kaki atlet Nike selama Olimpiade Tokyo berlangsung.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Hypebeast
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tanda Awal Kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan

Look Good
Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Peneliti Jerman Deteksi Covid-19 dalam ASI

Feel Good
Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Pertengkaran Kakak dan Adik Tak Selalu Negatif

Feel Good
Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Respons Tepat Orangtua Hadapi Persaingan Kakak Adik

Feel Good
4 Penyebab Muntah pada Anak

4 Penyebab Muntah pada Anak

Feel Good
Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Yang Bisa Dilakukan untuk Tingkatkan Kualitas Pernikahan

Feel Good
Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Cegah Jerawat akibat Pemakaian Masker Selama Pandemi

Look Good
Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Lady Gaga Pakai Berlian Tiffany Ratusan Miliar ke Taco Bell

Look Good
Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Lakukan 5 Perubahan Sederhana agar Rambut Lebih Kuat

Look Good
Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

Tetap Waspada karena Wabah Corona Belum Juga Reda

BrandzView
Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Boneka Michael Jordan Dirilis dalam Seragam Dream Team

Look Good
BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

BAPE Rilis Sandal Karet Bertema Olimpiade, Mau?

Look Good
5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

5 Cara Membedakan Madu Asli dan Palsu

Eat Good
Air Jordan 1 'Natural Grey' 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Air Jordan 1 "Natural Grey" 1985, Mungkinkah Dirilis Ulang?

Look Good
Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Pahami, Risiko Sakit Bokong karena Terlalu Lama Duduk

Feel Good
komentar di artikel lainnya
Close Ads X