Akupunktur, Cara Tradisional yang Efektif Redakan Nyeri Lutut

Kompas.com - 07/02/2020, 23:15 WIB
Ilustrasi akupuntur ShutterstockIlustrasi akupuntur

KOMPAS.com - Ketika mengalami nyeri lutut, tentu terasa sulit untuk berjalan seperti biasa.

Menaiki dan menuruni tangga adalah sebuah rintangan. Belum lagi, rasa sakitnya seringkali muncul dan membuat kita terbangun di malam hari.

Osteoartritis (OA) atau radang sendi adalah salah satu penyebab paling umum dari nyeri lutut kronis. Ini menyebabkan rasa sakit, radang dan kekakuan, sehingga sulit melenturkan dan membentangkan lutut.

Di banyak negara, dokter berusaha menghindari resep obat, terutama opioid, untuk nyeri kronis.

 Baca juga: 3 Makanan Pereda Nyeri Lutut karena Radang Sendi

Penelitian menunjukkan, akupunktur menjadi cara efektif untuk mengobati rasa sakit dengan risiko sangat kecil bagi penderita.

Faktanya, akupunktur adalah salah satu perawatan yang direkomendasikan untuk nyeri lutut akibat osteoartritis dalam pedoman nasional para dokter.

Akupuntur adalah cabang pengobatan Cina tradisional, dengan sejarah dan garis keturunan yang kaya sejak ribuan tahun lalu.

Pengobatan ini dilakukan dengan cara memasukkan jarum setipis rambut ke dalam tubuh untuk meningkatkan efek penghilang rasa sakit dan anti-inflamasi.

Pasien dengan artritis lutut memberikan respons baik terhadap akupunktur elektrik. Pada radang sendi lutut ringan atau sedang, dalam beberapa kali sesi akupunktur menunjukkan hasil yang baik.

Baca juga: 4 Olahraga yang Bisa Menyebabkan Nyeri Lutut

Namun saat radang sendi lebih parah, akupunktur yang berkelanjutan diperlukan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X