Belanja Kebutuhan Sehari-Hari Makin Mudah dengan Dompet Digital

Kompas.com - 09/02/2020, 12:51 WIB
Dari kiri ke kanan:  Vincent Iswara (CEO DANA), Darrick Rochili (Chief Innovation Officer (CIO) DANA), Fajar Budiprasetyo, (CTO dan salah satu Co-Founder HappyFresh Group), Filippo Candrini (Managing Director HappyFresh Indonesia) Devi Ari RahmadhaniDari kiri ke kanan: Vincent Iswara (CEO DANA), Darrick Rochili (Chief Innovation Officer (CIO) DANA), Fajar Budiprasetyo, (CTO dan salah satu Co-Founder HappyFresh Group), Filippo Candrini (Managing Director HappyFresh Indonesia)
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Tak dapat dipungkiri bahwa kemajuan dunia digital dapat mempermudah manusia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Salah satunya dalam memenuhi kebutuhan pokok di rumah, seperti bahan makanan, minuman, dan kebutuhan rumah tangga lainnya.

Kini masyarakat yang tak sempat ke supermarket dapat berbelanja kebutuhan tersebut secara online. Tanpa harus mengitari rak-rak untuk mencari produk dan tanpa harus capai mengantre, barang akan langsung sampai di rumah.

Walaupun menawarkan beragam kemudahan, sebagian masyarakat masih merasa khawatir berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online.

Pertanyaan yang muncul misalnya bagaimana jika barang yang sampai tak sesuai keinginan? Bagaimana jika ternyata bahan makanannya jelek atau tidak segar? Dan masih banyak lainnya.

Namun kekhawatiran itu dijawab oleh HappyFresh dengan menyediakan orang-orang yang bisa memilihkan belanjaan kita.

“Melalui aplikasi HappyFresh pengguna bisa nitip berbelanja di supermarket pilihannya. HappyFresh memiliki personal shopper yang siap memilih barang belanjaan sesuai dengan pesanan,” ucap Fajar Budiprasetyo, CTO dan salah satu Co-Founder HappyFresh Group.

“Personal shopper itu bagian dari HappyFresh. Mereka adalah seseorang yang sudah terlatih secara professional dalam memilih produk segar dan berkualitas tinggi. Contohnya, ketika memilih produk dia harus di periksa dengan detail kualitas produknya,” lanjutnya.

Konsumen pun dapat memberikan catatan hingga terperinci. Contohnya, terkadang konsumen ada yang ingin membeli buah matang tapi banyak juga yang meminta buah yang matangnya besok atau dua hari lagi. Personal shopper dengan teliti akan memilihkannya.

“Mungkin hal tersebut lebih baik dari kita berbelanja sendiri. Sebab, belum tentu tahu kita produk yang terbaik apa saja kriterianya,” kata Fajar, Jumat (7/2/2020).

Fajar Budiprasetyo menjelaskan, cara kerja HappyFresh yaitu pengguna memesan produk melalui aplikasi atau website HappyFresh. Setelah itu pengguna dapat memeilih supermarket sesuai keinginannya. Lalu pengguna tinggal memilih barang sesuai kebutuhna.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X