Minum Kopi dan Sakit Lambung, Apa Hubungannya?

Kompas.com - 13/02/2020, 16:44 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Aktivitas meminum kopi kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup.

Tak hanya diminum di pagi hari untuk membuat terjaga, kopi kini juga menjadi bagian dari kehidupan sosial banyak orang.

Segelas kopi hitam juga memiliki banyak manfaat.

Seperti diberitakan sebelumnya, kopi bisa membantu meningkatkan memori, meningkatkan kinerja fisik, mengurangi stres dan depresi, serta sejumlah manfaat lainnya.

Baca juga: Terungkap, Peminum Kopi Punya Tulang yang Lebih Kuat

Namun, di kalangan masyarakat beredar keyakinan bahwa penyakit lambung berkaitan dengan kebiasaan minum kopi.

Benarkah demikian?

Medical Manager, Consumer Health Division Kalbe Farma, dr. Helmin Agustina Silalahi memberi penjelasan.

Dia mengakui, sebetulnya belum ada penelitian yang menyebutkan sakit maag bisa disebabkan karena kopi atau kandungan kafein di dalamnya.

Kafein menjadi salah satu komponen yang kerap dikambinghitamkan menyebabkan sakit maag. Padahal, kopi juga memiliki banyak kandungan lainnya selain kafein.

Baca juga: Tanpa Gula, Kopi Hitam Lebih Bermanfaat untuk Kesehatan

Helmin menyebutkan, ada pula sebuah penelitian yang mencoba bereksperimen dengan mengambil kandungan kafein dalam kopi.

Namun, hal itu ternyata tidak berdampak banyak terhadap efek minum kopi itu sendiri.

Kopi bisa jadi menjadi salah satu sumber yang dicurigai menyebabkan sakit maag, tetapi bukan satu-satunya.

Dalam sebuah tabel sumber makanan dan minuman penyebab penyakit maag yang diterbitkan dalam jurnal Middle East Journal of Digestuve Disease, tahun 2015, disebutkan, hanya 60 persen orang yang mengalami sakit maag karena minum kopi.

Beberapa sumber makanan dan minuman yang diduga menyebabkan sakit maag paling tinggi justru minuman berkarbonasi (86,7 persen), dan paprika (71,4 persen).

Baca juga: 6 Tanda Tubuh Terlalu Banyak Minum Kopi

"Beberapa komponen dalam kopi termasuk kafein mungkin bisa memicu timbulnya sakit maag. Tapi, kafein jadi penyebab utama (sakit maag) belum ada data."

Hal itu diungkapkan oleh Helmin dalam diskusi kesehatan lambung di Citywalk Sudirman, Jakarta, Rabu (12/2/2020) lalu.

Aktris Shareefa Daanish, Head of Marketing & Business Fore Coffee Shintia Xu, Category Senior Manager Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk Afriani Karina, dan Medical Manager Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk Dr Helmin Agustina Silalahi (paling kiri ke kanan) diskusi kesehatan lambung di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Aktris Shareefa Daanish, Head of Marketing & Business Fore Coffee Shintia Xu, Category Senior Manager Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk Afriani Karina, dan Medical Manager Consumer Health PT Kalbe Farma Tbk Dr Helmin Agustina Silalahi (paling kiri ke kanan) diskusi kesehatan lambung di Citywalk Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020).

Selain itu, sakit maag disebabkan oleh sejumlah faktor. Mulai dari kebiasaan makan tidak teratur, stres, merokok, pola makan tidak sehat, dan lainnya.

Maka, jika kamu mengalami sakit maag, kenali terlebih dahulu pemicunya.

Mungkin saja kamu selama ini mengira kopi adalah penyebabnya, padahal ternyata pola makan yang kurang teratur, dan kemungkinan-kemungkinan lainnya.

Hal ini juga kembali pada sensitivitas individu.

Baca juga: Tak Semua Jenis Kopi Baik untuk Kesehatan Tubuh

Beberapa orang mungkin tak mengalami masalah ketika minum kopi, namun sebagian lainnya sangat mudah merasakan sakit lambung hanya karena mengonsumsi sedikit kopi.

"Intinya kalau pada orang yang sangat sensitif, sedikit kopi pun mau dicampur dengan apa pun dia akan sensitif," ujar Helmin.

Untuk itu, jika kamu merasa lambungmu sensitif usahakan perut selalu dalam keadaan terisi sebelum mengonsumsi makanan-makanan yang berpotensi memicu sakit maag. Misalnya kopi, makanan pedas atau minuman soda.

"Kalau sudah pernah sakit maag karena kopi, sebaiknya makan dulu baru coba kopi," katanya.

Namun, selain masalah maag terlalu banyak minum kopi juga kerap dikaitkan dengan masalah jantung.

Jadi, usahakan kamu tetap mengonsumsinya dalam jumlah moderat misalnya tak lebih dari enam gelas per hari.

Baca juga: Teh Segera Saingi Tren Minum Kopi Kekinian...

Pilihan kopi ramah lambung

Seperti diuraikan di atas, penyebab sakit maag bukan hanya kopi.

Head of Marketing & Business Fore Coffee, Shintia Xu menyebutkan, pihaknya membedah elemen-elemen yang ada dalam sajian segelas kopi.

Hal itu dilakukan demi mencari tahu bahan apa yang kira kira juga bisa memicu sakit maag.

Ternyata, susu juga bisa menjadi salah satu pemicunya. Apalagi saat ini banyak beredar minuman kopi susu di pasaran.

Kamu bisa menyiasati pilihanmu agar bisa tetap minum kopi tanpa merasakan sakit lambung.

Misalnya, dengan mencoba varian kopi kolaborasi Fore bersama Promag, yakni "Sobat Perih Coffee Latte".

Shintia menyebutkan, varian tersebut menggunakan kopi arabika yang cenderung lebih aman untuk penderita sakit maag dan memiliki kadar keasaman lebih rendah.

Selain itu, Sobat Perih Coffee Latte juga hanya menggunakan setengah shot espresso dan susu kedelai sehingga lebih ringan untuk dikonsumsi.

Baca juga: Minum Kopi Bisa Menyebabkan Dehidrasi, Benarkah?

"Yang suka gaya hidup ngopi tapi agak takut, ada menu minuman yang lebih ramah sama maag."

"Kami pakai susu kedelai dan biji kopi pilihan dengan kadar asam yang jauh lebih rendah jadi risiko maag bisa diminimalisir," ungkap dia.

Jadi, meskipun kopi bukan penyebab langsung sakit maag, tetapi penting bagi penderita sakit maag untuk tetap memerhatikan pola konsumsi kopi.

Pastikan kopi yang dikonsumsi tidak meningkatkan sensitivitas saluran cerna dan utamanya makan terlebih dahulu sebelum minum kopi.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X