Kurangi Pelukan dan Ciuman Bisa Cegah Penyebaran Corona?

Kompas.com - 14/02/2020, 06:14 WIB
Ilustrasi wawancara kerja MangoStar_StudioIlustrasi wawancara kerja

KOMPAS.com - Virus corona termasuk dalam virus yang mudah menyebar melalui udara. Itu sebabnya menghindari aktivitas fisik dapat menjadi kunci untuk mencegah penyebaran virus corona.

Pakar virologi Profesor John Oxford dari Queen Mary University mengatakan, orang dapat melindungi diri dari tertular penyakit dengan menghindari jabat tangan, pelukan, dan ciuman.

"Ini virus sosial," kata Oxford dalam program Today di BBC Radio 4.

"Saya pikir kita harus menggerakkan diri dalam tindakan sosial kita, bagaimana kita berinteraksi dengan orang-orang. Dan saya rasa itu sangat penting, lebih dari memakai masker. Itu adalah pengalihan total."

Ia menambahkan, virus corona menyebar lewat pernapasan biasa, tidak perlu ada percikan dari flu dan batuk.

Profesor Neil Ferguson dari Imperial College London mengatakan, dalam skenario terburuk, 60 persen populasi.

Baca juga: Jepang Konfirmasi Kematian Pertama Kasus Virus Corona

Tim peneliti dari Imperial College London, Inggris mengumumkan telah memulai pengujian vaksin virus corona pada tikus.

"Pada saat ini, kita telah menmasukkan vaksin yang kita ciptakan dari bakteri ke tikus," ujar salah satu anggota tim peneliti Paul McKay kepada AFP.

"Kami berharap, dalam beberapa minggu ke depan, sudah bisa menentukan respons yang terlihat pada tikus, baik di dalam darahnya, atau respons antibodinya pada virus corona," ujarnya.

Jumlah korban

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X