Foto Selfie Membunuh Lebih Banyak Orang Ketimbang Serangan Ikan Hiu

Kompas.com - 14/02/2020, 23:11 WIB
Ilustrasi ThinkstockIlustrasi

Di saat 259 kematian selama periode tujuh tahun tidak terdengar berlebihan, kematian terkait selfie terus meningkat.

Pada 2011 hanya ada tiga kasus kematian akibat selfie, namun jumlahnya melonjak di tahun 2017 hingga mencapai 93 kasus.

Kecelakaan selfie --banyak di antaranya tidak mematikan-- berkisar dari yang menyedihkan hingga konyol.

Pada Maret 2019, seorang wanita diserang jaguar di kebun binatang Arizona, AS, setelah melintasi penghalang untuk mengambil selfie. Beruntung, ia selamat dari serangan.

Baca juga: 5 Fakta Unik Karl Lagerfeld, Pernah Gemuk hingga Benci Selfie...

Dua tahun sebelumnya, pemandu sorak Oregon, Aurora Genai Sheffel (14), meninggal dunia saat mencoba mengambil foto selfie di lautan.

Ia tengah mengambil gambar dengan teman-temannya di sebuah batang kayu di pantai, di Bandon, AS, saat air laut surut, tapi tiba-tiba kayu tertarik arus.

Kayu tersebut berguling di atas sang remaja, hingga mendorongnya ke bawah air.

Pada bulan September 2018, seorang anak laki-laki Israel, Tomer Frankfurter jatuh dari ketinggian 182 meter di Yosemite National Park dan meninggal dunia.

Ia meninggal ketika berpose dengan bergantungan di tepi tebing. Tujuannya, hanya untuk selfie.

Baca juga: Apakah Saya Kecanduan Selfie? Buktikan dengan Tes Ini

Halaman:


Sumber NYPost
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X