Kompas.com - 16/02/2020, 19:33 WIB
Ilustrasi keluarga bahagia imtmphotoIlustrasi keluarga bahagia

3. Gunakan kata-kata sederhana

Penting untuk mempertimbangkan, bahwa anak-anak di berbagai tingkat perkembangan punya pemahaman berbeda mengenai kata-kata yang digunakan orang dewasa.

Misalnya, meminta anak kecil untuk "bergiliran" bisa jadi lebih mudah dipahami daripada "berbagi."

4. Tawarkan pilihan

Dr. Churbock menyarankan ini sebagai cara untuk memberi anak-anak rasa percaya diri dan kendali, walau kita meminta mereka melakukan tugas yang tidak mereka inginkan.

Jika anak kesulitan dengan jadwal mandi, beri mereka pilihan mainan yang ingin mereka bawa ke bak mandi.

Baca juga: 10 Teknik Parenting Positif untuk Mendisiplinkan Anak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

5. Puji mereka

"Dalam pengalaman saya, penguatan positif dan pujian terhadap perilaku yang diinginkan jauh lebih efektif daripada komunikasi yang negatif dan disiplin," tutur Dr. Churbock.

6. Identifikasi dan kenali perasaan mereka

Jika anak-anak belum memahami jenis-jenis emosi, orangtua dapat membantu mengidentifikasikannya.

Misalnya, "kamu tampak marah, kamu merasa kesal ya?" Dengan demikian, mereka memahami apa yang mereka rasakan.

Seiring waktu, ketika mereka dapat bicara lebih banyak, akan mudah bagi mereka mengungkapkan perasaan, keinginan dan kebutuhan mereka.

Dr. Churbock menegaskan, tidak masalah untuk menjauh sejenak jika kita merasakan emosi mulai meluap.

Baca juga: Tanda Anak yang Dituntut Dewasa Sebelum Waktunya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.