Kompas.com - 17/02/2020, 23:39 WIB
Ilustrasi anak makan sayur M-imageIlustrasi anak makan sayur

KOMPAS.com - Di usia pertumbuhan, anak-anak membutuhkan berbagai nutrisi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Jika si kecil sering menderita kulit gatal, batuk, pilek atau sakit perut, sekarang saatnya orangtua fokus untuk memperkuat kekebalan anak Anda.

Sistem kekebalan yang lemah tidak hanya mengganggu kehidupan akademik anak, tetapi juga membuat anak rentan terserang penyakit.

Survei saat ini menunjukkan bahwa hampir 81% anak-anak di usia pertumbuhan tidak mendapatkan cukup zat besi, vitamin A, dan vitamin C.

Baca juga: 3 Vitamin Terbaik untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Kekurangan vitamin dapat membunuh kekebalan atau daya tahan tubuh. Bahkan, perubahan musim dapat membuat anak jatuh sakit dengan mudah jika tingkat kekebalan tubuh menurun.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Vitamin A

Sistem daya tahan tubuh membutuhkan vitamin A untuk menjaga kemampuan penyembuhan bawaan. Kurangnya vitamin ini bisa melemahkan lapisan pertahanan pertama pada tubuh anak-anak.

Saat itulah infeksi mulai muncul pada anak-anak. Pastikan anak-anak mendapat cukup makanan yang kaya vitamin A.

2. Vitamin B

Sel darah putih yang melindungi tubuh membutuhkan vitamin B. Terutama, vitamin B12, B9 dan B6 yang berperan dalam mempertahankan limfosit.

Vitamin ini membuat tubuh tangguh dan mencegah infeksi berulang pada anak-anak.

Baca juga: Manfaat Sinar Matahari Tetap Lebih Baik Ketimbang Suplemen Vitamin D

 

3. Vitamin C

Kekurangan vitamin C bisa membuat anak rentan sakit. Asupan vitamin C yang cukup dapat meningkatkan kinerja sel T dan fagosit yang merupakan sel imun.

Vitamin C juga antibakteri dan antivirus. Ini adalah cara mencegah banyak infeksi.

4. Zat Besi

Sel darah merah membutuhkan zat besi. Selain itu, zat besi juga dibutuhkan oleh neutrofil untuk melawan bakteri.

Kekurangan zat besi dapat mengurangi jumlah sel T. Pada dasarnya, kekurangan zat besi secara drastis dapat memengaruhi kekebalan tubuh.

Baca juga: 7 Makanan Kaya Vitamin D, Demi Tulang dan Otot yang Sehat

5. Seng

Seng juga membantu dalam pemeliharaan sel-sel kekebalan tubuh yang sehat (neutrofil dan sel-sel pembunuh).

Kekurangan seng bisa menguras produksi antibodi. Sehingga, kekebalan tubuh menurun.

6. Vitamin E

Vitamin ini adalah antioksidan yang membantu tubuh anak dalam memerangi infeksi. Kacang almond, biji bunga matahari, dan kacang tanah merupakan sumber makanan yang mengandung nutrisi ini.

Baca juga: 6 Buah-buahan Tinggi Vitamin C, Selain Jeruk

7. Vitamin B6

Vitamin ini memiliki peran dalam lebih dari ratusan reaksi biokimia dalam tubuh manusia. Dan ya, hal itu mendukung sistem kekebalan tubuh. Pisang dan buncis mengandung nutrisi ini.

8. Selenium

Selenium adalah nutrisi lain yang dapat memiliki efek kuat dalam imunitas. Kacang gandum, Brazil, dan bawang putih mengandung nutrisi ini.

Baca juga: Benarkah Vitamin C Membantu Penyembuhan Flu?



Sumber Boldsky
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X