Olahraga Intensitas Tinggi Berlebih Berisiko bagi Jantung

Kompas.com - 18/02/2020, 19:17 WIB
. SHUTTERSTOCK.

"Terutama penelitian berdasarkan ras ke dalam mekanisme biologis lain untuk risiko CAC pada orang yang melakukan aktivitas fisik tinggi,” kata Laddu.

Ada pun studi tersebut dipublikasikan di Mayo Clinic Proceedings.

Kesehatan jantung

Studi lainnya sebelumnya juga menemukan hubungan antara latihan intensitas tinggi dan dampaknya terhadap kesehatan jantung.

Sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan di BMJ menemukan, melakukan terlalu banyak olahraga intensitas tinggi dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko kematian akibat serangan jantung atau stroke, pada orang yang sudah menderita penyakit jantung.

Para peneliti menemukan, mereka yang melakukan olahraga harian paling berat memiliki risiko dua kali lipat meninggal karena serangan jantung atau stroke.

Studi lain juga menemukan, pria muda yang melakukan latihan ketahanan selama lebih dari lima jam seminggu berisiko mengalami detak jantung yang tidak teratur di kemudian hari sebesar 19 persen.

Baca juga: 4 Langkah Mencegah Serangan Jantung

Angka itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria yang hanya melakukan kurang dari satu jam seminggu.

Namun, latihan intensitas tinggi terbukti bermanfaat bagi mereka yang menderita diabetes tipe 2.

Menurut temuan American Heart Association, pasien dengan diabetes tipe 2 yang melakukan tiga latihan intensitas tinggi 10 menit selama lima hari dalam seminggu dapat memperbaiki level kolesterol, gula darah, dan berat badan.


Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X