Kompas.com - 19/02/2020, 15:04 WIB
Ilustrasi pasangan bernyanyi suriya silsaksomIlustrasi pasangan bernyanyi
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mengarungi bahtera rumah tangga dan hubungan percintaan bukanlah hal yang mudah.

Hampir setiap individu ingin menunjukkan bahwa mereka sangat peduli terhadap pasangan. Namun, tak sedikit yang merasa kesulitan agar respons mereka tepat sasaran di relung hati orang terkasihnya.

Apakah Anda dan pasangan juga demikian? Jika iya, ada baiknya kita memahami konsep yang disebut dengan 5 bahasa cinta berikut ini.

Sesuai namanya, 5 bahasa cinta merupakan lima hal yang umumnya paling diinginkan pasangan dalam menerima cinta dari orang terkasih. Dengan memahami 5 bahasa ini, akan membantu Anda dalam menunjukkan cinta dan kasih sayang pada pasangan.

Konsep 5 bahasa cinta dikembangkan oleh penulis dan konselor kenamaan bernama Dr. Gary Chapman. Konsep ini tertuang dalam bukunya bertajuk The 5 Love Languages, yang sudah terjual 12 juta di seluruh dunia dalam 50 bahasa.

Walaupun pertama kali terbit pada tahun 1992, buku Dr. Chapman dan konsep 5 bahasa cinta ini masih digunakan oleh banyak orang.

Baca juga: Mengenali Bahasa Cinta Pasangan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari 5 bahasa cinta ini, identifikasi bersama pasangan mana yang menjadi bahasa kalbu bagi kedua belah pihak dalam hubungan Anda.

1. Words of affirmation atau kata-kata positif

Sederhananya, word of affirmation merupakan memberikan ekspresi kasih sayang melalui kata-kata pujian, bersifat positif, dan apresiasi.

Orang dengan jenis bahasa cinta ini menikmati kata-kata yang berkonotasi baik dan yang bersifat suportif untuk dirinya.

Dengan mengenal pasangan bahwa ia memiliki bahasa cinta ini, Anda bisa menyenangkan harinya dengan memberikan pujian atau memfokuskan hal-hal baik dari dirinya.

2. Quality time atau waktu yang berkualitas

Cinta dan kasih sayang dapat dicurahkan melalui pemberian perhatian penuh, tanpa terganggu oleh berbagai distraksi lainnya.

Misalnya, Anda mematikan dengan segera smartphone kemudian menatap pasangan dengan penuh arti, saat ia mulai bercerita tentang harinya.

Pasangan dengan bahasa cinta ini mencari waktu yang berkualitas, alih-alih kuantitas. Artinya, saat sedang berduaan, ia akan merasa sangat dicintai apabila Anda bisa fokus pada dirinya. Buatlah kontak mata dan responslah hal yang ia tanyakan.

3. Physical touch atau sentuhan fisik

Cukup jelas, individu dengan bahasa cinta ini merasa sangat disayangi lewat pemberian sentuhan-sentuhan fisik.

Sentuhan fisik tersebut tentunya tak sekadar saat berhubungan seksual, namun juga dengan menggenggam tangannya, menyentuh lengannya, atau memberikan belaian sebelum tidur.

Apabila pasangan memiliki bahasa cinta ini, ia tentunya sangat menyenangi sesi cuddle ditemani dengan film kesukaan berdua. Pada intinya, ia hanya ingin dekat dengan secara fisik.

Baca juga: Ada 5 Bahasa Kasih, Mana yang Sering Kamu Lakukan?

4. Acts of service atau bantuan yang tulus

Bahasa cinta ini ‘diucapkan’ langsung dengan aksi dan perbuatan. Apabila Si Dia memiliki bahasa cinta ini, ia akan merasa disayang dan diapresiasi apabila pasangannya melakukan hal-hal yang baik untuknya.

Bantuan tersebut sesederhana mengangkut barang, mencucikan piring, atau membantunya saat menyiapkan makanan.

Pasangan tipe ini akan senang jika Anda memahami bahwa ia suka dibantu, dan tentu ia akan melakukan hal yang serupa untuk Anda.

5. Receiving gifts atau menerima hadiah

Memberi dan menerima hadiah adalah simbol kasih kasih sayang bagi individu dengan bahasa cinta ini. Bagi mereka, bahasa ini tak sekadar hadiah yang diterima saja, namun juga juga usaha dan waktu yang didedikasikan pasangan yang membuat kado itu menjadi lebih bernilai baginya.

Dengan begitu, pasangan tentu tak serta merta mengharapkan kado atau hadiah yang mahal, namun kembangkanlah makna di balik hadiah tersebut.

Mereka juga cenderung mengingat setiap hadiah-hadiah yang Anda berikan karena apa yang Anda berikan sangat berharga bagi mereka.

Baca juga: Pahami Bahasa Cinta Maka Keajaiban Akan Terjadi...

Menentukan bahasa cinta pasangan tentu tak gampang dan menentukan pengamatan yang penuh pertimbangan.

Anda bisa mengamati cara pasangan memperlakukan orang lain dan merespons diri Anda. Jika ia terus memberikan kata-kata yang positif, maka kemungkinan besar bahasa cintanya adalah words of affirmation.

Anda juga bisa memerhatikannya saat pasangan memberikan kritikan. Walau sulit dan mungkin keadaannya membingungkan, kritikan dan komplain dari pasangan memberikan informasi bernilai, termasuk bahasa cintanya.

Misalnya, apabila sang istri mengkritik Anda tak pernah membantu membersihkan rumah, ada kemungkinan bahwa bahasa cintanya adalah act of service atau bantuan-bantuan tulus.

Menurut Dr. Chapman, 5 bahasa cinta di atas tak hanya berlaku untuk hubungan romantis, melainkan juga bisa diterapkan pada hubungan lain, seperti orangtua dan anak, hubungan di kantor, dan pertemanan biasa.

Bahasa cinta juga kadang berubah di beberapa waktu. Sebagai contoh, apabila pasangan menjalani hari yang buruk di kantornya, ia mungkin lebih membutuhkan pelukan dan sentuhan fisik ketimbang kata-kata afirmasi.

Kuncinya, Anda bisa senantiasa rutin berkomunikasi dan menanyakan kepada pasangan hal yang paling ia butuhkan sehingga Anda pun bisa merespons bahasa cintanya.

Baca juga: Pahami, 5 Bahasa Cinta demi Kuatkan Hubungan...

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.