Kompas.com - 19/02/2020, 17:47 WIB
David Caldwell berpose dengan anaknya Zayne, dan perawat Lissa McGowan (kanan), yang juga menjadi perawat Caldwell saat lahir dalam kondisi prematur lebih dari 30 tahun lalu.  DOKUMENTASI David Caldwell David Caldwell berpose dengan anaknya Zayne, dan perawat Lissa McGowan (kanan), yang juga menjadi perawat Caldwell saat lahir dalam kondisi prematur lebih dari 30 tahun lalu.

KOMPAS.com - David Caldwell mengeluarkan buku bayi atas namanya, ketika anak pertamanya, seorang putra bernama Zayne Alexander Caldwell, lahir pada 30 Januari lalu.

Zayne lahir prematur 10 minggu lebih awal, dengan berat hanya 1,3 kilogram.

Kondisi itu memaksa Zayne harus dimasukkan ke Unit Perawatan Intensif Neonatal (NICU) di Rumah Sakit Universitas Saint Peter di New Brunswick, New Jersey, Amerika Serikat.

Uniknya, lebih dari tiga dekade sebelumnya, tepatnya tahun 1986, Caldwell juga dilahirkan beberapa minggu lebih awal.

Dia menghabiskan waktu sekitar enam minggu di NICU yang sama dengan putranya.

"Saya mengeluarkan buku bayi itu karena ingin membandingkan foto saya dan Zayne sebagai bayi dan di NICU," kata ayah berusia 33 tahun itu.

Baca juga: 3 Komplikasi Kesehatan Bayi Prematur, Waspada!

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Caldwell dan tunangannya, Renata Freydin, ibu Zayne, sedang melihat-lihat foto bayi tersebut minggu lalu, di rumah mereka di Edison, New Jersey.

Lantas, perhatian Freydin jatuh pada dua foto, secara khusus.

Foto itu, diambil oleh mendiang ibunda Caldwell, menunjukkan dia dirawat oleh perawat favorit ibunya di NICU.

Dia berpose dengan perawat bernama Lissa McGowan itu, pada hari dia dipulangkan dari NICU.

Freydin langsung mengenali McGowan sebagai perawat yang sama yang tengah merawat Zayne di NICU sejak kelahirannya.

"Kami membawa foto itu ke dalam, dan dua perawat lain mengonfirmasi bahwa itu McGowan," kata Caldwell.

Caldwell menggambarkan reaksinya yang amat terkejut ketika mengetahui perawat yang sama yang merawatnya saat lahir, sekarang merawat putranya.

"Ini 33 tahun kemudian dan ini tidak terjadi setiap hari," kata dia.

Baca juga: Cegah Kebutaan pada Bayi yang Lahir Prematur

"Dia adalah satu-satunya perawat di buku bayiku. Buku bayiku terpisah dan foto itu tetap di sana."

Caldwell dan Freydin menunggu sampai giliran jaga McGowan, pada Hari Valentine, 14 Februari lalu, untuk memberitahunya tentang hubungan khusus yang ia bagi dengan salah satu pasien dan ayahnya.

Lantas apa yang terjadi? McGowan sama-sama terkejut.

David Caldwell yang baru lahir di tahun 1986 digendong oleh Lissa McGowan yang kala itu pun sudah menjadi perawat di NICU  RS Saint Peter?s University di New Brunswick, New Jersey.DOKUMENTASI David Caldwell David Caldwell yang baru lahir di tahun 1986 digendong oleh Lissa McGowan yang kala itu pun sudah menjadi perawat di NICU RS Saint Peter?s University di New Brunswick, New Jersey.

McGowan adalah bagian dari tim yang merawat Zayne di NICU tepat setelah kelahirannya, dan kemudian lalu menghabiskan tiga hari berikutnya sebagai perawat.

Dia mengaku ingat saat berbicara dengan Caldwell dan membantu menenangkan ketika Zayne. Namun dia tidak pernah menyadari berbicara dengan seorang mantan pasien.

Membuat koneksi lebih luar biasa adalah fakta bahwa Rumah Sakit Universitas Saint Peter memiliki NICU pemenang penghargaan dan sangat besar.

Departemen itu merawat sekitar 1.500 bayi per tahun, memiliki 56 tempat tidur dan mempekerjakan 120 anggota staf.

Baca juga: Punya Bayi Prematur, Orangtua Harus Lebih Aktif Pantau Perkembangannya

Artinya, ada peluang besar McGowan bisa bekerja tetapi tidak ditugaskan di Zayne.

"Pada hari tertentu ada 20 perawat yang bekerja di unit ini," kata McGowan.

Caldwell, anak bungsu dari tujuh bersaudara, mengatakan dia melihat McGowan merawat putranya sebagai tanda bahwa ibunya --yang meninggal pada tahun 2004, sedang mencari keluarganya.

"Saya belum pernah mengalami hal ini sebelumnya," kata McGowan, yang memulai karirnya di Rumah Sakit Universitas Saint Peter pada tahun 1981.

"Agak tidak biasa memiliki bayi prematur 'sama' kembali setelah 34 tahun, ayah dan anak," kata perawat itu. 

Caldwell pun ingat pernah bertanya pada ibunya ketika masih kecil, tentang wanita yang menggendongnya dalam foto di buku bayinya.

Baca juga: Bolehkah Bayi Prematur Dipijat?

"Dia seperti, 'Oh, wanita ini sangat baik. Dia sangat hebat. Dia meyakinkan aku setiap hari bahwa kamu akan baik-baik saja,'" kutip Caldwell.

"Kejadian ini seperti cara memberitahuku bahwa ibuku memperhatikanku dan bayiku."

"Aku tahu ibuku mengawasi aku dan cucunya, serta memastikan bahwa kita berada di tangan yang baik dan Tuhan mengawasi kita," kata dia lagi.

"Itu kejadian yang sangat emosional," sebut dia.

Kini, di bawah asuhan McGowan dan sesama perawat NICU, Zayne mengalami kenaikan berat badan, nafsu makan yang baik, dan menunjukkan semua perkembangan sebagai bayi yang cukup bulan.

"Dia seorang pejuang," kata Caldwell tentang putranya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.