Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/02/2020, 20:09 WIB

KOMPAS.com - Seseorang yang pulang dari liburan atau perjalanan dinas dengan melakukan perjalanan udara bisa jadi membawa sesuatu yang tak terduga, seperti virus.

Tampaknya melakukan perjalanan udara dapat membuat kita sakit, meski itu tidak selalu benar.

"Lebih baik dibimbing oleh data ketimbang mengandalkan kabar angin," ucap spesialis infeksi menular Cleveland Clinic, Steven D. Mawhorter, MD, direktur medis International Travel Clinics.

"Orang-orang menganggap, harga gas selalu naik sebelum akhir pekan, namun data mengatakan harga naik dan turun secara merata sebelum liburan."

Baca juga: Lima Cara untuk Kendalikan Mabuk Perjalanan

"Ingatan selektif yang sama bisa jadi benar antara perjalanan udara dan penyakit."

"Karena jatuh sakit adalah sesuatu yang tak kita inginkan saat bepergian, maka kita tidak mungkin melupakannya," kata Mawhorter.

Dr. Mawhorter menjelaskan delapan hal yang diyakini banyak orang terkait perjalanan udara dan kesehatan kita.

1. Pesawat terbang penuh dengan kuman

Salah. Duduk di dalam pesawat terasa pengap, karena disirkulasi ulang melalui filter HEPA partikel efisiensi tinggi untuk mencegah kita dari bau bahan bakar.

Kondisi itu akan berubah ketika mencapai ketinggian tertentu.

Setengah udara di pesawat dengan ketinggian 35.000 kaki berasal dari luar dan benar-benar steril, tanpa mikroba.

Sisa udara disaring dengan filter HEPA partikel efisiensi tinggi mirip seperti yang digunakan di area rumah sakit.

Bahkan, pramugari jarang sakit dibandingkan kebanyakan orang.

Baca juga: Agar Tidak Tertular Penyakit Saat Naik Pesawat

2. Kita tertular penyakit jika ada penumpang sakit di pesawat

Belum tentu. Kita bisa terkena penyakit jika duduk tepat di sebelah, di depan, atau di belakang seseorang yang sedang flu atau penyakit yang lebih serius.

Namun, menurut Centers for Disease Control and Prevention, penyakit sebagai akibat langsung dari perjalanan udara jarang terjadi.

Melakukan vaksin flu tahunan adalah cara terbaik untuk mencegah flu.

Baca juga: Bolehkah Naik Pesawat Setelah Menjalani Operasi?

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.