Kompas.com - 20/02/2020, 14:04 WIB
Ilustrasi diet Wand_PrapanIlustrasi diet

KOMPAS.com - Sejak kecil kita selalu diajari untuk memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Namun, bukan berarti kita bisa mengonsumsi semua jenis buah dan sayur dalam kuantitas yang tidak terbatas.

Beberapa jenis buah dan sayur bisa memicu kenaikan berat badan sehingga perlu dikonsumsi secara moderat atau bahkan dihindari jika kamu sedang menjalani program penurunan berat badan.

Tidak hanya tinggi kalori, beberapa sayur dan buah memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi daripada jenis lainnya.

Seperti diberitakan Kompas.com pada 18 Juni 2019 lalu, dijelaskan bahwa GI adalah standar pengukuran seberapa cepat karbohidrat dalam makanan diubah menjadi gula (glukosa) untuk digunakan sebagai energi.

Ukuran GI ini berupa skala dari 0 sampai 100. Angka IG juga memengaruhi seberapa cepat tubuh memproduksi insulin.

Semakin rendah nilai IG suatu makanan, maka akan semakin kecil pengaruhnya terhadap peningkatan insulin dan gula darah.

Adapun buah dan sayuran yang perlu dihindari atau dikurangi konsumsinya jika sedang diet, antara lain:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Kacang dan legume

Kacang-kacangan dan legume kaya akn protein dan nutrisi. Namun, satu gelas kacang mengandung sekitar 227 kalori. Sebagai perbandingan, brokoli dengan jumlah porsi yang sama hanya mengandung sekitar 31 kalori.

Jadi, jika kamu sedang menjalani diet dan membatasu asupan kalori, kamu perlu memerhatikan asupan kacang-kacangan dan legume.

Baca juga: Hasil Studi Ungkap Kacang Kenari Bantu Redakan Stres

2. Jagung manis

Jagung manis tinggi kandungan tepung pati dan memiliki indeks glikemik tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Kondisi ini menghasilkan penurunan kadar glukosa hanya setelah beberapa jam dikonsumsi dan membuat kita merasa lapar lebih cepat. Jika ingin kenyang lebih lama, hindari mengonsumsi jagung manis.

Ilustrasi alpukatbarmalini Ilustrasi alpukat

3. Alpukat

Alpukat adalah buah yang nikmat dan creamy. Meski mengandung lemak sehat, namun alpukat memiliki kalori yang sangat tinggi. Alpukat ukuran besar bisa mengandung sekitar 332 kalori.

Jika kamu sedang menghitung asupan kalori harian dengan rinci, ada baiknya jika mengonsumsi buah ini dalam jumlah moderat.

4. Buah kering

Buah-buahan kering (dry fruit) jauh lebih padat kalori daripada buah-buahan segar. Jadi, mengonsumsi sedikit saja buah kering dalam salad, yoghurt atau sereal bisa menambah banyak kalori. Ini tidak berarti kamu tidak boleh mengonsumsi buah kering, tetapi pastikan mengonsumsinya dalam jumlah moderat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.