Kompas.com - 20/02/2020, 21:03 WIB
Ilustrasi ukuran penis shutterstockIlustrasi ukuran penis
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pernah mencari tentang ‘ukuran penis orang indonesia’ di mesin pencari dunia maya? Tenang, kamu tidak sendiri. Kata kunci tersebut sangat populer dan banyak dicari para pria di Indonesia.

Sepanjang sejarahnya, ukuran penis kerap kali menjadi simbol kejantanan bagi laki-laki. Maka tak mengherankan jika kekhawatiran mengenai ukuran penis adalah hal yang umum. Sekumpulan peneliti pun sempat melakukan penelitian mengenai hal ini. Bagaimana hasilnya?

Sebuah website penghimpun data, TargetMap, merilis peta ukuran penis di seluruh dunia. Panjang penis diukur dalam keadaan saat ereksi, yang diambil rentang rata-ratanya dan dibagi dalam kategori berikut.

Baca juga: Apakah Ukuran Penis Memengaruhi Kesuburan Pria?

Ukuran penis terbesar dengan rentang 16,1-17,9 cm

Mengisi kategori ini adalah negara-negara di Benua Afrika dan Amerika, seperti Ghana, Gabon, Nigeria, dan Haiti.

Ukuran penis terbesar kedua dengan rentang 14,7-16,1 cm

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Australia, Italia, Norwegia, Meksiko, dan Afrika Selatan menjadi negara dengan ukuran penis rata-rata terbesar kedua setelah negara-negara di atas.

Ukuran penis sedang dengan rentang 12,9-14,7 cm

Penis dengan ukuran sedang diisi oleh Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Inggris, dan Spanyol.

Ukuran penis mendekati terkecil dengan rentang 10,5-12,9 cm

Masih belum menemukan Indonesia? Ukuran penis Indonesia termasuk ke dalam kategori ini. Ditemani Rusia, Jepang, Brasil, dan Yunani yang juga masuk di kelas 10,5-12,9 cm.

Ukuran penis terkecil dengan rentang 9,30-10,5 cm

India, Sri Lanka, Thailand, Malaysia, dan Korea Selatan menduduki posisi ini dengan ukuran penis terkecil.

Baca juga: Kapan Penis Mulai Tumbuh, dan Kapan Berhenti?

Situs lain bernama Worlddata juga mengumpulkan hasil penelitian tentang ukuran penis. Mereka mengungkapkan bahwa dari 88 negara yang dijadikan sampel, ukuran penis orang Indonesia menduduki peringkat ke-78 dengan rata-rata panjang penis mencapai 11,67 cm.

Seberapa akurat data tersebut dan apa standar ukuran penis yang normal?

Dari data di atas, mungkin kamu bertanya-tanya bagaimana data tentang ukuran penis tersebut diambil, mengingat penis adalah bagian paling intim dari pria dan membicarakan ukuran adalah hal yang sensitif.

Faktanya, beberapa penelitian terdahulu mengambil data dengan hanya menanyakan responden tentang berapa ukuran penis mereka.

Barulah di 2014 lalu, peneliti asal Inggris David Vealle melakukan penelitian tentang ukuran penis pada 15.521 laki-laki.

Vealle bersama para ahli urologi menggunakan metode pengukuran penis yang disebut Bone Pressed Erect Length (BPEL) dan Bone Pressed Flaccid Length (BPFL). Metode ini kini menjadi standar dalam pengukuran penis yang akurat.

Meski diadakan di Inggris, responden penelitian ini terdiri dari berbagai usia dan ras. Hasil penelitiannya melaporkan bahwa rata-rata panjang penis dari seluruh responden adalah 13 cm dan ketebalannya 11,6 cm.

Ukuran ini disimpulkan menjadi ukuran penis normal. Jika melihat angka tersebut, ukuran penis orang Indonesia termasuk normal, bukan?

Baca juga: Fakta-fakta Aneh dan Menarik Seputar Penis

Berapa ukuran penis kamu? Ikuti cara mengukur penis ini
Berikut adalah langkah pengukuran penis dengan metode BPEL yang digunakan penelitian Vealle.

1. Mengukur panjang penis

  • Pertama, tempatkan penggaris atau pita pengukur di pangkal penis yang ereksi sampai menempel ke tubuh.
  • Tekan ujung penis ke arah ke tulang kemaluan (dibawah pusar) sejauh yang kamu bisa untuk menghindari perhitungan yang salah jika penis tertutupi lemak perut.
  • Mulailah mengukur dari pangkal ke ujung penis.

2. Mengukur ketebalan penis

  • Pada langkah ini, gunakan pita pengukur. Jika tidak punya pita pengukur, kamu dapat mengukurnya dengan benang. Pastikan benang yang digunakan tidak elastis karena dapat terjadi kesalahan pada pengukuran.
  • Setelah itu, lilitkan secara perlahan pita pengukur atau benang pada bagian batang penis yang ereksi. Carilah bagian yang paling tebal.
  • Jika menggunakan pita pengukur, kamu dapat langsung membaca ukuran tebal penis, namun jika menggunakan benang, kamu dapat menandai benang yang bertemu dengan ujung benang tersebut.
  • Luruskan benang, lalu ukurlah menggunakan penggaris dari ujung sampai ke bagian yang telah kamu tandai.

3. Mengukur diameter penis

  • Untuk mengetahui diameternya, pertama kamu harus mengukur ketebalan penis menggunakan metode yang telah dijelaskan di atas.
  • Setelah itu, hasilnya dibagi dengan nilai konstanta 3,14 (tidak boleh diubah), dengan begitu kamu akan mendapatkan ukuran diameter penis.

Baca juga: Pria dari Negara Mana yang Sering Bohong soal Ukuran Penis?

Faktor yang memengaruhi ukuran penis

Ukuran penis umumnya berbeda antara satu dengan yang lainnya. Apa sebenernya yang menyebabkannya berbeda? Tentunya bukan dari makanan, besar jari kaki, atau tinggi badan. Itu hanyalah mitos yang kerap beredar.

Kenyataannya, ukuran penis sama halnya dengan warna mata dan kulit, yang merupakan produk genetik diturunkan dari orangtua.

Selama masa pubertas, testis mulai bertumbuh diikuti oleh penis. Penis akan mencapai ukuran akhir sekitar 4-6 tahun setelah testis membesar untuk pertama kali.

Ahli urologi asal Florida dr. Brhmbhatt mengungkapkan bahwa kromosom yang diberikan ibu pada anak prianya bertanggung jawab lebih besar dalam mengatur panjang dan ukuran penis.

Oleh karena itu, perilaku ibu yang biasa mengonsumsi alkohol dan obat-obatan pada saat mengandung dapat memengaruhi ukuran penis anaknya kelak.

Selain pengaruh genetik, hormon juga ternyata memilki peran dalam menentukan ukuran penis.

Ketika tubuh balita laki-laki tidak cukup memproduksi hormon testosteron, hal tersebut dapat mengakibatkan kondisi mikropenis, di mana ukuran penis jauh di bawah normal.

Jika terdeteksi sejak dini, terapi hormon sebelum memasuki masa pubertas dapat dijadikan solusi untuk menghindari kelainan ini.

Tak perlu ambil pusing

Obsesi pria akan penis yang besar pada umumnya muncul dari harapan untuk memuaskan pasangannya.

Padahal berdasarkan suatu riset yang diterbitkan The Journal of Sexual Medicine, ternyata penis yang besar hanya berada di urutan keenam dari berbagai faktor penis yang disukai para wanita.

Jadi, besar atau kecil seharusnya tak perlu jadi masalah jika kamu bisa menggunakan ‘perkakas’ tersebut dengan baik.

Baca juga: Berapakah Ukuran Normal Mr P?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.