Kompas.com - 02/03/2020, 14:34 WIB
Sejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJASejumlah petugas mengenakan pakaian pelindung lengkap saat bersiap menyambut kedatangan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan negatif virus corona di Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Minggu (1/3/2020). Pemerintah mengevakuasi 69 kru kapal pesiar Diamond Princess dari Yokohama, Jepang dan selanjutnya akan menjalani proses observasi di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Mulailah dengan mengelola stres yang timbul karena kepanikan. Karena dengan menjadi stres, kurang istirahat, makan sembarangan, infeksi jadi lebih mudah menyerang.

Tentu sebagai manusia kita secara psikologis dirancang siap untuk menghadapi stres. Waspada terhadap ancaman potensial terhadap keselamatan, kelangsungan hidup dan keamanan kita (fisik, mental, dan emosional).

Otak kita diprogram untuk lebih fokus pada apa yang bisa membuat kita kehilangan daripada pada apa yang bisa kita dapatkan.

Jadi wajar ketika berita utama mulai membombardir dengan ancaman "virus pembunuh," pandemi global dan keadaan darurat kesehatan, imajinasi berlebih yang kemudian membuat masyarakat bersiap untuk menghadapi skenario terburuk.

Belum lagi beredar banyak hoax, masyarakat jadi gegabah mengambil langkah yang sebenarnya tidak perlu.

Baca juga: 2 Warga Depok Positif Corona, Menkes: Imunitas Dinaikkan, Pasti Sembuh Sendiri

Peran penting pemerintah

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah melalui otoritas kesehatan perlu mengambil tindakan pencegahan untuk melindungi warga negara. Sosialisasi tentang tindakan apa yang dilakukan pemerintah menghadapi Corona diperlukan agar masyarakat tenang.

Masyarakat perlu mendapat informasi ke mana harus melaporkan diri dan mendapat pengobatan jika curiga terpapar Covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Forbes
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.