Kompas.com - 03/03/2020, 20:22 WIB
Jerawat THINKSTOCKJerawat

Plester jerawat yang hanya memanfaatkan teknologi hidrokoloid, dikenal sebagai tambalan yang tidak diberi obat.

Tapi, ada pula plester yang memiliki kemampuan microneedling.

"Microneedles ini tidak cukup dalam untuk menembus ke tingkat yang dibutuhkan seseorang untuk menyembuhkan jerawat yang lebih dalam,” imbuhnya.

Menurut ahli

Asam salisilat dan benzoil peroksida selalu merupakan bahan yang baik untuk mengobati jerawat. Bahan aktif ini merupakan bahan pokok untuk mmbuat obat jerawat.

Untuk jerawat yang lebih dalam, seperti jerawat besar dan menyakitkan yang terperangkap di bawah kulit, kemungkinan akan membutuhkan suntikan kortisol atau perawatan lain yang tidak bisa diberikan oleh plester jerawat.

Dokter kulit bersertifikat Dr. Caren Campbell lebih suka versi plester jerawat yang bukan obat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para ahli menyarankan, untuk menerapkan plester pada wajah yang bersih dan kering sebagai langkah pertama dalam rutinitas merawat kulit.

Baca juga: Serum Vitamin C, Rahasia Kulit Mulus Bebas Flek Bekas Jerawat

Sedangkan, jenis lain dari plester jerawat seperti yang berbentuk bintang atau bunga bukan untuk menyembunyikan jerawat.

Mereka dibuat khusus untuk membuat pemilik jerawat merasa tak masalah dengan jerawatnya.

“Mereka tidak hanya bekerja untuk mengobati jerawat sendiri, tetapi memprogram ulang konotasi negatif di sekitar dengan memberikan bintik-bintik bintang emas," kata Julie Schott, salah satu pendiri Starface.

"Tindakan sederhana mengenakan bintang selalu membuat saya merasa sedikit lebih baik - ini bukan tentang persembunyian, ini tentang penerimaan," lanjutnya.

Pada akhirnya, Campbell berkata, “Keyakinan merusak jerawat. Mengenakan plester dapat menanamkan kepercayaan diri, tetapi sikap yang tidak menyesal terhadap ketidaksempurnaan adalah yang terbaik,” ungkap Campell.

Baca juga: 4 Solusi Alami Atasi Jerawat di Bokong

Namun jika jerawat sudah mengganggu disertai bekas luka, kamu disarankan untuk mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang benar.

“Jerawat memerlukan rencana perawatan jangka panjang, karena apa pun yang bekerja untuk jerawat membutuhkan waktu 6 hingga 12 minggu untuk benar-benar mulai bekerja, ”kata Campbell.

Krishnan juga merekomendasikan kunjungan ke dokter kulit, untuk orang yang berurusan dengan lebih dari jerawat tingkat permukaan.

“Banyak pasien dengan jerawat kistik juga mendapatkan jerawat yang dangkal, jadi ada tempat bagi orang dengan jerawat yang lebih dalam untuk menggunakannya (plester jerawat)," kata Khrisnan.

"Adalah ide yang baik menemui dokter kulit untuk membantu mengatasi jerawat yang lebih dalam, dan juga untuk mencari tahu apakah plester jerawat yang kamu pakai berguna," pungkasnya.

Baca juga: Pemilihan Sampo yang Salah Bisa Sebabkan Jerawat, Kok Bisa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.