Virgil Abloh Rancang Gelang Gembok Kolaborasi Bersama UNICEF

Kompas.com - 04/03/2020, 10:43 WIB
Gelang kolaborasi Louis Vuitton bersama UNICEF Via. HighsnobietyGelang kolaborasi Louis Vuitton bersama UNICEF

KOMPAS.com - Rumah mode asal Perancis Louis Vuitton melanjutkan kemitraannya dengan UNICEF, organisasi PBB yang memberikan bantuan untuk kesejahteraan anak-anak di dunia.

Kali ini, kolaborasi Louis Vuitton dan UNICEF dituangkan dalam sebuah koleksi gelang perak yaitu Silver Lockit yang dirancang oleh direktur artistik busana pria Louis Vuitton, Virgil Abloh.

Terinspirasi oleh gembok tumbler yang ditemukan oleh anak tunggal Louis Vuitton, Georges Vuitton, edisi baru ini menghilangkan kode yang terlihat dalam koleksi Musim Semi/Panas 2020 Abloh di atas runway.

Silver Lockit hadir dalam warna oranye, hitam, hijau mint, dan biru yang di bagian ujungnya berupa rantai tebal chunky khas Abloh dan gembok perak.

Aksesori kolaborasi dengan UNICEF ini dibanderol dengan harga ritel 430 dollar AS atau sekitar Rp 6,07 juta dan sebagian hasil penjualan akan disumbangkan ke UNICEF.

Baca juga: Lihat, Koleksi Fesyen Pria Louis Vuitton di Bawah Besutan Virgil Abloh

Gelang kolaborasi Louis Vuitton bersama UNICEFVia. Highsnobiety Gelang kolaborasi Louis Vuitton bersama UNICEF

UNICEF didirikan pada tahun 1946 untuk memberikan anak-anak yang terkena dampak konflik dan bencana akses ke air bersih, sanitasi, nutrisi, pendidikan, kesehatan, dan layanan perlindungan.

Sejauh ini, kemitraan Louis Vuitton dengan UNICEF telah menghasilkan hampir 10 juta dollar AS atau sekitar Rp 141,19 miliar.

Pernyataan tertulis Louis Vuitton menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kampanye #MAKEAPROMISE, di mana mereka menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran dan menggalang dana untuk UNICEF demi mendukung anak-anak yang paling rentan di seluruh dunua.

“Dengan membeli Silver Lockit yang dirancang oleh Virgil Abloh, klien memiliki kesempatan untuk mendukung pekerjaan UNICEF memberikan anak-anak yang terkena dampak konflik dan bencana dengan akses ke air, sanitasi, nutrisi, pendidikan, layanan kesehatan dan perlindungan."

"Ini termasuk dukungan kepada para pengungsi Suriah dan masyarakat tuan rumah di Mesir, Yordania, Libanon, Irak dan Turki, serta anak-anak yang terkena dampak bencana alam baru-baru ini," tulis mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X