Kompas.com - 04/03/2020, 18:41 WIB
Siswa SD Islam Internasional Al-Abidin Solo memakai masker saat aksi peduli kesehatan bertajuk Waspada Virus Corona di halaman sekolah setempat, Solo, Jawa Tengah, Senin (3/2/2020). Aksi tersebut diisi dengan sosialisasi hidup sehat dan ajakan mendukung Warga China yang sedang menghadapi wabah Virus Corona untuk semangat. ANTARA FOTO/MAULANA SURYASiswa SD Islam Internasional Al-Abidin Solo memakai masker saat aksi peduli kesehatan bertajuk Waspada Virus Corona di halaman sekolah setempat, Solo, Jawa Tengah, Senin (3/2/2020). Aksi tersebut diisi dengan sosialisasi hidup sehat dan ajakan mendukung Warga China yang sedang menghadapi wabah Virus Corona untuk semangat.

Meski pun Hotez termasuk di antara tim yang sedang mengerjakan vaksin, tapi dia mengaku tidak optimis vaksin akan segera hadir. Pertama, vaksin harus masuk ke uji klinis, kemudian disetujui.

Setelah itu vaksin harus melalui periode pengawasan dalam pengujian keamanan vaksin. Jalannya masih panjang, sehingga tidak mungkin satu vaksin tersedia tepat waktu saat wabah ini berada di puncak.

Baca juga: Pembuatan Vaksin atau Obat Covid-19, Mana yang Akan Selesai Duluan?

SARS

Wabah SARS berakhir pada Juli 2003 berkat praktik kebersihan yang baik seperti sering mencuci tangan dan faktor lingkungan seperti suhu tinggi dan kelembapan pada musim panas. Demikian menurut penjelasan John Nicholls, profesor klinis patologi di University of Hong Kong.

SARS adalah jenis virus corona lain yang menginfeksi lebih dari 8.000 orang pada tahun 2003. Pada Mei tahun itu, virus tersebut hilang, kata Dr. Howard Markel, direktur Center for the History of Medicine di University of Michigan.

Bagaimana wabah "hilang"? Terkadang, kata Markel, itu karena cuaca berubah dan banyak orang telah terinfeksi dan akhirnya menjadi kebal.

"Jika saya harus memprediksi, saya akan mengatakan sangat mungkin pada bulan Mei, Juni atau Juli corona akan musnah," kata Markel.

Tapi tidak berarti virus corona akan hilang selamanya.

Baca juga: Mengenal Hubungan SARS-CoV-2 dan Covid-19 Kaitannya Virus Corona, Berikut Penjelasannya..

H1N1

Wabah dapat berubah layaknya musim. Flu H1N1 yang menyebabkan pandemi pada tahun 2009 kini telah menjadi virus musiman.

Virus flu musiman dapat dilihat sepanjang tahun, tetapi di belahan utara bumi, kasus ini cenderung memuncak di musim dingin dan reda ketika musim panas, kata Hotez.

Halaman:


Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X