Jus Jeruk Kurangi Risiko Obesitas dan Menyehatkan Jantung

Kompas.com - 04/03/2020, 21:08 WIB
Ilustrasi. ShutterstockIlustrasi.

KOMPAS.com - Temuan terbaru menyebutkan, minum dua setengah gelas jus jeruk sehari dapat mengurangi risiko obesitas, penyakit jantung, serta diabetes.

Temuan yang diterbitkan dalam Journal of Lipid Research itu mengungkap, para peneliti mempelajari molekul yang ditemukan pada jeruk manis dan jeruk keprok (nobiletin). 

Molekul dalam jeruk tersebut secara drastis terbukti mengurangi obesitas dan membalikkan efek samping negatifnya. Hal itu dibuktikan dalam percobaan dengan tikus.

"Pada tikus yang sudah memiliki efek negatif obesitas, kita bisa menggunakan nobiletin untuk membalikkan gejala tersebut dan mengurangi penumpukan plak di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis," kata Murray Huff, peneliti dari Western University di Kanada.

Tikus yang diberi diet tinggi lemak, kolesterol tinggi, yang diberikan nobiletin tampak lebih ramping dan menunjukkan penurunan tingkat resistensi insulin dan kadar kolesterol.

Hasilnya cukup signifikan dibandingkan dengan tikus yang hanya diberi makanan tinggi lemak dan tinggi kolesterol saja.

Namun, mereka masih belum dapat menentukan secara tepat bagaimana nobiletin bekerja.

Para peneliti menduga, molekul itu kemungkinan bereaksi di jalur yang mengatur bagaimana lemak ditangani dalam tubuh. Disebut AMP Kinase, regulator ini menyalakan "mesin" dalam tubuh yang membakar lemak untuk menghasilkan energi, serta menghalangi pembuatan lemak.

Namun, ketika peneliti mempelajari efek nobiletin pada tikus yang telah dimodifikasi secara genetik untuk menghilangkan AMP Kinase, efeknya sama.

Setelah sukses pada tikus, langkah selanjutnya adalah memindahkan studi ini ke manusia guna menentukan apakah nobiletin memiliki efek metabolik positif yang sama dalam percobaan pada manusia.

" Obesitas dan sindrom metabolik merupakan beban besar bagi sistem perawatan kesehatan kita. Kita memiliki sedikit intervensi yang terbukti bekerja secara efektif, dan perlu melanjutkan penekanan ini pada penemuan terapi baru," Huff menyimpulkan.

Baca juga: Belajar dari Arya Permana, Simak Kiat Ampuh Mengatasi Obesitas




Sumber IB Times
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X