Kompas.com - 05/03/2020, 11:12 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

Jika etanol digunakan sebagai gantinya, resep secara teoritis harus memenuhi minimum 60 persen yang diperlukan oleh aturan FDA.

Selain itu, beberapa resep memasukkan minyak atsiri, tetapi jumlahnya mungkin tidak signifikan untuk memerangi virus.

"Ini semua mengingatkan kita bahwa kita bukan apoteker dan kita mungkin harus meninggalkan ide untuk membuat hand sanitizer sendiri. Biarkan produsen yang berlisensi yang membuatnya," kata Aral.

Sementara itu, Kepala Medis WebMD, John Whyte, MD mengatakan bahwa pengukuran yang ceroboh atau keterampilan matematika yang buruk dapat menyebabkan hasil yang juga buruk.

"Kekhawatiran terbesar saya adalah bahwa orang tidak mengikuti petunjuk dengan tepat, sehingga membuat versi buatan mereka kurang atau tidak efektif," katanya.

Whyte mengatakan, dirinya hanya akan membuat hand sanitizer sendiri jika benar-benar tidak bisa mendapatkan air dan sabun. Sebab, mencuci tangan masih menjadi cara yang paling efektif untuk melindungi penyebaran virus.

Baca juga: Cegah Corona, Cuci Tangan Lebih Efektif Dibanding Hand Sanitizer

Halaman:


Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X