Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/03/2020, 14:25 WIB

Setahun berlalu, banyak follower yang meminta Getzke memproduksi sepatu. Dengan mempertimbangkan banyak hal, ia akhirnya memproduksi sepatu.

Salah satu alasan terbesarnya adalah belum mampunya brand lokal memenuhi kebutuhan kelas menengah ke bawah seperti anak sekolahan.

Baca juga: Nurman, Pria Putus Kuliah yang Bikin Sepatu Ceker Ayam Mendunia...

Harga menjadi salah satu masalah. Nah, untuk membuat sepatu dengan kualitas mumpuni, harga jualnya pasti di atas Rp 300.000.

“Terlalu mahal untuk anak sekolah," tuturnya.

Melihat kondisi ini, dia bersemangat membuat sepatu lokal dengan kualitas bagus, tapi harga bisa dijangkau anak sekolah.

“14 tahun saya berkecimpung di dunia sepatu dan saya punya pabrik insole. Saya tahu seluk beluk sepatu agar harganya murah. Saya juga gak ambil margin besar,” tutur dia.

Produk Getzke dipasarkan dengan harga tak lebih dari Rp 200.000, dalam sejumlah varian yang bisa dipilih konsumen.

Ia kemudian mendirikan sepatu Getzke. Getzke berasal dari bahasa Jawa yang artinya dikagetkankan, surprise, banyak terobosan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by The Pabrik Figure (@mr.getzke) on Nov 11, 2019 at 1:45am PST

Lewat Getzke ia ingin mengedukasi para user untuk tidak menggunakan sepatu kw -alias tiruan, alias palsu.

Ia pun mengajak para produsen dan perajin sepatu kw di sekitarnya, bersama-sama membangun brand lokal.

Baca juga: Kisah Usugrow, Seniman Jepang yang Melawan Stigma hingga Mendunia

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.