Kompas.com - 06/03/2020, 06:08 WIB
Soewarni Mansjoer (kedua dari kiri), lansia di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan, Cibubur, Jakarta Timur, tengah bermain scarbble, Kamis (22/8/2019). Ia dulu seorang profesor ahli farmasi. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSoewarni Mansjoer (kedua dari kiri), lansia di Sasana Tresna Werdha RIA Pembangunan, Cibubur, Jakarta Timur, tengah bermain scarbble, Kamis (22/8/2019). Ia dulu seorang profesor ahli farmasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Harapan "panjang umur" seringkali terselip dalam doa di momen ulang tahun atau acara penting lainnya. Namun, tak sekadar panjang umur, sebaiknya kita juga berharap tetap sehat sampai tua.

Analisis Lansia di Indonesia 2017 yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI menyebutkan, angka lanjut usia di Indonesia akan meningkat hingga dua kali lipat dalam 10 tahun mendatang.

Jika tahun ini angkanya mencapai 10 persen jumlah penduduk (sekitar 27 juta orang), maka pada 2030 akan meningkat menjadi 16 persen (49 juta orang).

Seiring bertambahnya usia, berbagai masalah kesehatan biasanya akan muncul. Mulai dari masalah dengan organ tubuh, hingga organ gerak.

Abbott Area Medical Director Dr Jose Rodolfo Dimaano, Jr mengatakan, penting untuk mewaspadai penurunan massa otot sejak kita masih berusia muda.

Penurunan massa otot dapat meningkatkan risiko disabilitas pada lansia. Dampaknya adalah kesulitan melakukan aktivitas secara mandiri sehingga kualitas hidup pun menurun.

"Alasan paling penting mewaspadainya adalah untuk mempersiapkan ketika memasuki usia tua. Jika otot kuat, kita bisa menurunkan risiko disabilitas di usia lansia," kata Jose pada acara Ensure Press Launch di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/3/2020).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Risiko kesehatan saat lansia ternyata bisa diprediksi sejak usia muda, salah satunya melalui pengamatan fisik. Misalnya, tes sederhana "berdiri dengan satu kaki" atau Stand4Strength yang digagas oleh Ensure.

Baca juga: Jenis Olahraga Aman untuk Lansia, Apa Saja?

Namun, berhati-hatilah melakukan tantangan Stand4Strength ini jika kamu sedang sakit mengalami sakit lutut atau baru saja mengalami jatuh atau cedera.

Seperti tercantum dalam situs stand4strength.id, langkah yang harus dilakukan adalah:

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X