Kompas.com - 06/03/2020, 11:00 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Makanan pokok Indonesia ternyata tidak hanya nasi. Jenis lain seperti ubi, singkong, hingga pisang ternyata juga dijadikan sebagai asupan makanan utama dan disajikan bersama lauk dan sayurnya.

Kebanyakan orang Indonesia memang menganggap, “Belum bisa dibilang makan kalau belum makan nasi”.

Padahal dari sisi kesehatan, makan nasi bukanlah satu-satunya cara untuk bertahan hidup. Justru, semakin bervariasi asupan makanan, akan semakin baik.

Lagipula, nasi sebenarnya bukanlah makanan wajib, melainkan hanya salah satu dari sekian banyak sumber karbohidrat.

Jadi, untuk yang sudah siap memberikan lebih banyak warna dan rasa pada makanan, coba kenali berbagai makanan pokok Indonesia di bawah ini.

Jenis makanan pokok Indonesia dan kandungannya

Makanan pokok orang Indonesia ada beragam. Dari Sabang sampai Merauke, keragaman kuliner negeri ini patut dibanggakan dan tentu saja, dicoba. Berikut ini jenis-jenisnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Nasi

Ilustrasi nasi putihAmarita Ilustrasi nasi putih
Sebenarnya tidak hanya di Indonesia, nasi juga menjadi makanan pokok di banyak negara di dunia, terutama di benua Asia. Hal ini tidak mengherankan. Sebab, nasi putih memang bisa menjadi sumber energi yang baik untuk tubuh.

Dalam seporsi nasi atau sekitar 200 gram nasi putih, terdapat hampir 250 kalori dan 53,2 gram karbohidrat.

Sayangnya, nasi putih juga tinggi gula, sehingga tidak disarankan untuk penderita diabetes atau orang yang sedang membatasi asupan gula.

Saat ini sudah tersedia berbagai jenis nasi yang lebih sehat dari nasi putih seperti nasi merah, hitam, hingga nasi coklat. Jadi, jika kamu bosan dengan nasi putih, cukup ganti jenis nasi sebagai variasi baru yang lebih sehat.

Baca juga: Kenapa Kita Merasa Belum Kenyang Kalau Belum Makan Nasi?

2. Singkong

Ilustrasi singkongshutterstock Ilustrasi singkong
Di banyak bagian di Indonesia, singkong menjadi makanan pokok. Tumbuhan akar ini biasa diolah menjadi berbagai masakan mulai dari singkong goreng, singkong rebus, hingga tiwul.

Singkong merupakan salah satu makanan paling padat nutrisi. Dalam sekitar 100 gram singkong terkandung 40 gram karbohidrat, 165 kalori dan 2 gram serat, gula, dan protein.

Baca juga: Kenali Kandungan Nutrisi dan Manfaat Singkong untuk Tubuh

3. Sagu

Jenang monte atau mutiara, terbuat dari sagu. Jenang monte atau mutiara, terbuat dari sagu.
Sagu banyak dijadikan sebagai makanan pokok di daerah Indonesia bagian timur. Makanan yang didapatkan dari pohon bernama sama ini, biasa diolah menjadi papeda dan disajikan bersama ikan kuah kuning serta sayur.

Sagu sebenarnya tidak mengandung terlalu banyak nutrisi. Namun, makanan ini bisa menjadi sumber energi yang baik, karena kandungan karbohidrat dan kalorinya yang tinggi.

Di dalamnya juga sebenarnya masih terdapat mineral seperti zat besi, kalium, dan kalsium. Selain itu, sagu juga mengandung vitamin dan asam folat hanya saja jumlahnya tidak signifikan.

4. Jagung

JagungROSYID A AZHAR Jagung
Sudah pernah dengar makanan nasi jagung? Makanan tersebut sudah jadi makanan pokok masyarakat Madura dan beberapa daerah di Jawa Timur secara turun-temurun.

Jagung memang cocok dijadikan makanan pokok. Sebab, sedikit berbeda darisumber karbohidrat lainnya, makanan ini juga kaya vitamin, mineral, dan serat.

Dalam satu porsi jagung manis atau sekitar 160 gram, terdapat 177 kalori dan 41 gram karbohidrat.

Makanan ini juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin C, vitamin B1, vitamin B9, serta magnesium dan kalium harian kita.

5. Ubi

Ilustrasi ubi jalartashka2000 Ilustrasi ubi jalar
Bagi orang yang sedang diet atau ingin mengurangi nasi, ubi bisa menjadi pengganti yang lebih sehat. Sebab, makanan ini merupakan sumber energi yang baik sekaligus memberikan  serat, vitamin, dan mineral.

Bahkan, ubi sangatlah kaya akan vitamin A, vitamin C, dan mineral mangan. Ketiganya sangatlah penting untuk kesehatan tubuh dan bisa mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit berbahaya.

Baca juga: Meski Sumber Karbohidrat, Ubi Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

6. Pisang

Ilustrasi pisangmargouillatphotos Ilustrasi pisang
Tahukah kamu jika pisang adalah buah paling populer sedunia? Tidak hanya dinikmati langsung sebagai makanan manis, pisang ternyata juga dijadikan makanan pokok di beberapa daerah di Indonesia.

Di beberapa negara lain di benua Afrika dan di negara-negara Amerika Selatan, buah ini juga biasa disajikan sebagai pendamping daging dan sayur.

Biasanya, jenis pisang yang digunakan, tentu akan berbeda dari pisang yang biasa diolah untuk kue atau untuk dimakan langsung.

Dari berbagai nutrisi yang ada di dalamnya, pisang mengandung kalium atau yang bisa disebut juga sebagai potasium, dalam jumlah banyak.

Kalium diperlukan untuk menjaga keseimbangan cairan di tubuh dan mengatur penyerapan dan pembuangan nutrisi di sel.

Kalium juga diperlukan untuk membantu otot berkontraksi, termasuk otot jantung. Sehingga, mineral ini juga penting untuk menjaga detak jantung tetap teratur dan menstabilkan tekanan darah.

Baca juga: Manfaat Pisang Jauh Lebih Manis dari Rasanya

Nasi putih bukanlah satu-satunya makanan pokok orang Indonesia. Kita bisa menggantinya dengan umbi-umbian seperti singkong dan ubi, atau bahkan buah seperti pisang.

Tidak usah khawatir akan kekurangan karbohidrat. Sebab, karbohidrat ada pada banyak jenis makanan, termasuk sayur dan buah.

Bagi yang memiliki riwayat diabetes, sebaiknya lebih berhati-hati saat memilih makanan pokok. Sebab umumnya, makanan tersebut mengandung gula dari karbohidrat yang tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.