Selain Empon-empon, Ini 5 Jamu Favorit Orang Indonesia

Kompas.com - 07/03/2020, 11:20 WIB
Ilustrasi penjual jamu tradisional di pasar kawasan Prawirotaman, Yogyakarta. SHUTTERSTOCK/JOHAN KUSUMAIlustrasi penjual jamu tradisional di pasar kawasan Prawirotaman, Yogyakarta.

KOMPAS.com - Kekhawatiran akan tertular virus Corona membuat banyak masyarakat berusaha meningkatkan daya tahan tubuhnya, salah satunya dengan mengonsumsi ramuan herbal atau jamu.

Jamu tradisional yang banyak diburu adalah ramuan empon-empon, apalagi setelah peneliti dari Universitas Airlangga Prof.Dr.drh Chairul Anwar Nidom mengklaim formula tersebut mampu melindungi tubuh dari virus.

Presiden Joko Widodo pun sudah lama terkenal akan kebiasaannya mengonsumsi jamu setiap hari.

Dalam beberapa wawancara dengan media, ia membocorkan ramuan jamunya yang terdiri dari campuran temulawak, jahe, dan kunyit. Rempah-rempah itu dipotong-potong, lalu diseduh air panas, disaring, lalu diminum.

Menurut Jokowi, ia sudah rutin mengonsumsi jamu tersebut sekitar 18 tahun dan bermanfaat untuk membuat tubuhnya bugar di tengah padatnya aktivitas.

Para penjual jamu tradisional biasanya membuat sendiri jamunya. Rempah-rempah berkhasiat dikupas, disangrai, diparut, digerus atau pun ditumbuk, sebelum direbus.

Berikut adalah beberapa ramuan jamu yang sangat populer di masyarakat, khususnya di Jawa.

1. Empon-empon
Bahannya terdiri dari kurcumin, jahe, kunyit, kencur, temulawak, dan empon- empon lain. Mengonsumsi empon- empon membantu mencegah akibat infeksi virus.

Baca juga: Cara Membuat Jamu dari Empon-empon

2. Jahe kencur jeruk
Paduan panasnya jahe dan asamnya jeruk nipis dipercaya bisa mengurangi keluhan sakit tenggorokan. Ramuan ini juga efektif untuk menghangatkan badan di musim hujan.

3. Beras kencur
Jamu ini selalu tersedia di bakul-bakul jamu. Ramuannya terdiri dari beras, kencur, dan bahan lain seperti jahe, asam kawak, biji kedaung, garam, dan gula merah. Khasiatnya adalah meningkatkan nafsu makan anak hingga meredakan diare.

Ilustrasi jamu Jawa.DOK. BIRO KOMUNIKASI PUBLIK KEMENPAREKRAF Ilustrasi jamu Jawa.

4. Kunyit asam
Sering disebut juga dengan jamu kunir asem, jamu ini dapat mengurangi nyeri haid, menghilangkan bau tidak sedap, mengatasi perut kembung, hingga meremajakan kulit.

5. Pahitan
Ramuan pahitan terdiri dari beberapa rempah, seperti sambiloto atau brotowali. Sesuai dengan namanya, jamu ini memilih rasa pahit yang kuat. Meski begitu, jamu berwarna hitam ini sangat populer karena dipercaya bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan dan juga meningkatkan stamina serta mengusir pegal.

6. Ramuan alang-alang
Herbal dari akar tanaman alang-alang dipercaya dapat melancarkan buang air kecil dan membantu meredakan gejala panas dalam.

Baca juga: Berapa Lama Virus Corona Bisa Hidup di Permukaan Benda?

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X