Kompas.com - 09/03/2020, 07:00 WIB
Matt Romeyn dari NASA di Lab Veggie dari Fasilitas Pemrosesan Stasiun Luar Angkasa di Kennedy Space Center di Florida, AS. NASA/Cory HustonMatt Romeyn dari NASA di Lab Veggie dari Fasilitas Pemrosesan Stasiun Luar Angkasa di Kennedy Space Center di Florida, AS.

KOMPAS.com - Kini, astronot di luar angkasa tak hanya dapat menikmati bintang-bintang, tapi juga makanan segar.

Menurut studi yang diterbitkan di jurnal Frontier in Plant Science, selada bukan cuma bisa ditanam di luar angkasa, tetapi juga aman dikonsumsi.

Selada romaine merah yang tumbuh di Stasiun Luar Angkasa Internasional antara 2014 dan 2016 adalah lompatan raksasa bagi umat manusia.

Baca juga: Kubis, Sayuran yang Ampuh Cegah Penyakit Kanker

Karena, itu berarti astronot dapat menjelajah lebih jauh ke galaksi dan memiliki lebih banyak nutrisi saat mereka bekerja.

"Kemampuan untuk menanam makanan dalam sistem berkelanjutan yang aman bagi konsumsi kru akan menjadi penting ketika NASA bergerak menuju misi yang lebih lama."

Demikian diungkapkan Christina Khodadad, peneliti Kennedy Space Center dan penulis penelitian tersebut dalam sebuah pernyataan resmi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mau Turunkan Berat Badan, Berapa Banyak Harus Makan Sayuran?

"Jenis sayuran, sayuran berdaun hijau dapat ditanam dan dikonsumsi segar dengan sedikit sumber daya."

Selada, dari varietas yang disebut outredgeous, ditanam selama kira-kira 1-2 bulan dalam sistem penanaman tanaman luar angkasa menggunakan benih yang disterilkan.

Berdasarkan laporan studi, selada luar angkasa memiliki komposisi yang mirip dengan "saudaranya" yang tumbuh di bumi, bahkan cenderung lebih kaya vitamin.

Bukan hanya sehat dan dapat dimakan, namun outredgeous juga lezat. Setidaknya, itulah  laporan pada astronot yang sudah mencicipinya.

Baca juga: Smoothies Buah dan Sayuran Juga Bisa Bikin Berat Badan Bertambah

"Saya suka itu," kata astronot Kjell Lindgren dalam video teaser 2015 di mana ia dan rekan astronotnya pertama kali mencicipi selada ruang angkasa.

Lindgren membandingkan rasanya dengan arugula --sayuran hijau khas mediterania yang mirip sayur bayam dan memiliki banyak manfaat kesehatan.

Kala itu, selada telah menerima persetujuan NASA, tetapi belum memiliki dukungan dan wawasan tambahan studi baru.

NASA berencana untuk menumbuhkan makanan di pesawat ruang angkasa masa depan dan di planet lain sebagai suplemen makanan untuk astronot. Makanan segar, seperti sayuran, menyediakan vitamin dan nutrisi penting yang akan membantu memungkinkan perintis ruang angkasa yang berkelanjutan.NASA NASA berencana untuk menumbuhkan makanan di pesawat ruang angkasa masa depan dan di planet lain sebagai suplemen makanan untuk astronot. Makanan segar, seperti sayuran, menyediakan vitamin dan nutrisi penting yang akan membantu memungkinkan perintis ruang angkasa yang berkelanjutan.

Selada luar angkasa, selain sayuran pertama yang ditanam, dipanen, dan dimakan di luar angkasa, juga menawarkan para peneliti wawasan dan harapan besar tentang apa saja sayuran hijau yang bisa ditanam di luar bumi.

"Stasiun Luar Angkasa Internasional berfungsi sebagai tempat uji misi jangka panjang di masa depan."

Baca juga: Tujuh Sayuran yang Efektif Bantu Usaha Diet

"Dan, tes pertumbuhan tanaman ini membantu memperluas rangkaian kandidat yang dapat efektif ditanam pada gravitasi mikro."

Demikian kata co-author dalam penelitan ini, Gioia Massa -dari NASA.

"Tes di masa depan akan mempelajari jenis tanaman berdaun lainnya serta buah-buahan kecil seperti paprika dan tomat, untuk membantu menyediakan produk segar tambahan bagi diet astronot."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber NYPost
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.