Berapa Kali Seorang Ibu Dapat Jalani Operasi Caesar?

Kompas.com - 10/03/2020, 06:37 WIB
Ilustrasi hamil ShutterstockIlustrasi hamil

KOMPAS.com - Berapa kali seorang ibu dapat menjalani operasi caesar di sepanjang hidupnya?

Tidak ada aturan yang pasti. Demikian jawaban Dr Goh Shen Li, konsultan ahli kebidanan dan kandungan di Klinik Perempuan S L Goh, Singapura.

Penelitian mengungkap, risiko cenderung meningkat setelah operasi caesar ketiga. Meskipun, penelitian belum menentukan berapa angka pasti yang dapat dijalani seorang ibu, dan dianggap aman.

Baca juga: Seberapa Cepat Pemulihan Luka Bekas Operasi Caesar

Setiap tindakan operasi caesar akan lebih rumit daripada operasi sebelumnya, dan membutuhkan waktu lebih lama.

Risiko tersebut muncul karena wanita yang menjalani operasi caesar berisiko lebih tinggi mengalami pendarahan, infeksi, masalah di kandung kemih dan cedera usus, serta pembentukan jaringan parut setelah setiap operasi.

Selain itu, risiko pendarahan yang berlebihan meningkat seiring bertambahnya jumlah operasi caesar berulang.

Baca juga: Berapa Banyak Asupan Air yang Dibutuhkan Wanita Saat Hamil?

Ini, pada gilirannya, meningkatkan risiko terjadinya histerektomi (pengangkatan rahim) dan kebutuhan transfusi darah.

Ada juga kemungkinan masalah plasenta yang lebih tinggi seperti pravia (plasenta yang terletak sangat rendah di dalam rahim) atau akreta (plasenta yang tertanam ke dalam lapisan otot rahim).

Kedua masalah itu meningkatkan risiko perdarahan masif pasca melahirkan, sehingga membutuhkan histerektomi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X