Kompas.com - 10/03/2020, 07:43 WIB

Menurut Scott, hal itu kurang memadai jika kita ingin terhindar dari penularan virus.

“Yang utama gunakan air dan sabun. Kuman-kuman akan hilang jika kita mencuci tangan dengan cara menggosokan tangan,” katanya.

Sabun apa yang efektif?

Mengenai pilihan sabun, menurutnya sebenarnya semua sabun tak masalah. Namun, menurut studi tahun 2017, jika dibandingkan sabun cair lebih efektif mengurangi kuman di tangan dibandingkan sabun busa (foam). Tetapi hal itu tidak terkait dengan kandungan dalam sabunnya.

“Orang-orang biasanya mencuci tangan lebih sebentar jika memakai sabun busa. Padahal, yang dianjurkan cuci tangan 20 detik,” kata Ozlem Equils, presiden lembaga pendidikan non profit MiOra.

Bagaimana dengan sabun batang? Beberapa penelitian menyebut bakteri bisa bertahan dalam sabun batang karena dipakai berulang kali. Tetapi ternyata bakterinya tidak berpindah ke pengguna sabun berikutnya.

Baca juga: Berapa Lama Virus Corona Bisa Hidup di Permukaan Benda?

Walau demikian, jika sabun batangan yang dipakai terlihat licin atau berlendir, bilaslah di bawah air mengalir sebelum kita pakai. Sebisa mungkin simpan sabun dalam kondisi kering jika tidak dipakai.

Bila kita menggunakan toilet umum dan tidak tersedia sabun, tetaplah cuci tangan dengan menggosokkan kedua tangan di bawah air. Hal ini bisa mengurangi kuman sampai seperempatnya.

Setelah mencuci tangan, selalu keringkan tangan. Mengeringkannya dengan tisu kertas ternyata lebih bermanfaat ketimbang mencucinya tanpa dikeringkan. Tangan yang basah cenderung akan menyebarkan kontaminasi.

Jika tidak tersedia air dan sabun, cucilah tangan menggunakan hand sanitizer. Membran lemak virus seperti corona juga bisa terbunuh dengan hand sanitizer berbasis alkohol. Pastikan kandungan alkoholnya sekitar 62 persen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.