Kompas.com - 17/03/2020, 13:12 WIB
Donovan Mitchell SHUTTERSTOCKDonovan Mitchell

KOMPAS.com - Donovan Mitchell, bintang klub bola basket NBA Jazz, Utah telah menjalani tes dan dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Mitchell mengatakan, bagian "paling menakutkan" dari diagnosis tersebut adalah ia tidak pernah merasakan adanya gejala.

"Saya tidak menunjukkan gejala -saya bisa berjalan bebas dan tidak diketahui publik bahwa saya sakit, kalian tidak akan mengetahuinya."

Baca juga: Aktivitas Donovan Mitchell Selama Jalani Isolasi Virus Corona

Begitu pemaparan Mitchell seperti dilansir Good Morning America, Senin (16/3/2020).

"Saya pikir, itu bagian yang paling menakutkan tentang virus ini."

"Sebab, kamu mungkin terlihat baik-baik saja, dan kamu tidak pernah tahu dengan siapa kamu berbicara, dengan siapa mereka akan pulang," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Atlet berusia 23 tahun itu kini sedang menjalani masa isolasi. Tetapi, dia bahkan merasa seperti bisa bermain dalam seri tujuh pertandingan NBA.

Dia mengatakan bagian terburuk dari penyakit itu sedang diuji.

“Itu adalah swab di tenggorokanku. Itu mungkin sekitar 15 detik yang paling tidak nyaman yang pernah saya jalani, sebut dia.

Baca juga: NBA dan Virus Corona: Duo Jazz Gobert-Mitchell Positif, Kompetisi Ditangguhkan

“Air mata keluar dari mataku ketika mereka mulai naik di daerah ini. Itu benar-benar unik, tetapi saya senang saya bisa mendapatkan pengujian ini. "

Rekan setim Mitchell, Rudy Gobert, adalah pemain NBA pertama yang didiagnosis dengan virus corona. Dampaknya, liga bola basket terbesar dunia itu pun harus ditangguhkan.

Gobert dihujani dikritik karena menyentuh mikrofon dan alat perekam wartawan sesaat sebelum didiagnosis menderita penyakit tersebut.

Dia memang sudah meminta maaf, dan Mitchell pun mengakui awalnya dia marah dengan Gobert.

Baca juga: Rudy Gobert Sumbang Rp 7,3 Miliar untuk Pekerja Arena Pertandingan NBA

"Butuh beberapa saat bagi saya untuk menjadi tenang, dan saya membaca apa yang dia katakan dan saya mendengar apa yang dia katakan, jadi saya senang dia baik-baik saja," kata Mitchell.

Mitchell mengatakan, dia kini hanya bermain video game, dan menonton tayangan ulang pertandingan basket lama untuk menghabiskan waktu.

Dia juga mengerjakan sebuah proyek untuk membantu anak-anak sekolah yang kurang mampu di Salt Lake City untuk mendapatkan akses ke makanan.

Baca juga: 6 Langkah Meredam Kecemasan akan Virus Corona

“Bagi orangtua yang mungkin tidak memiliki uang - tidak dapat mengirim anak-anak mereka ke sekolah untuk mendapatkan makanan, saya pikir itu adalah perasaan yang menakutkan."

"Saya ingin dapat memastikan bahwa mereka siap, dan mereka mengerti bahwa ada orang-orang seperti saya atau siapa pun yang bisa menyokong mereka,” cetus dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.