Kompas.com - 17/03/2020, 13:17 WIB
De_caffeine homme, salah satu label yang melakukan pertunjukan di Rakuten Fashion Week 2020. Instagram @rakutenfwtDe_caffeine homme, salah satu label yang melakukan pertunjukan di Rakuten Fashion Week 2020.

KOMPAS.com - Wabah virus corona berdampak pada banyak sektor, tak terkecuali industri mode. Berbagai pagelaran pekan mode pun terpaksa dibatalkan atau ditunda karena pandemi global ini.

Salah satunya adalah Rakuten Fashion Week 2020.

Meski terhalang wabah virus corona, penyelenggara pekan mode terbesar di Jepang itu menemukan cara menarik untuk menyelenggarakan dengan cara lain.

Baca juga: Nike Tutup Seluruh Tokonya di AS karena Virus Corona

Alih-alih mengumpulkan massa pengunjung ke area panggung pertunjukan mode, mereka memilih menyajikannya secara online.

Mulai dari Senin 16 Maret kemarin, koleksi-koleksi Musim Semi dari para desainer ternama akan dipertunjukkan di situs resmi Rakuten Fashion Week.

Koleksi akan disajikan tanpa disaksikan jajaran editor mode, pembeli, dan influencer di barisan depan panggung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Langkah ini masuk akal menyusul adanya saran untuk mengarantina diri dan jaga jarak karena pandemi ini, namun di waktu yang sama label-label besar Tokyo masih sangat antusias memamerkan karyanya.

Tetapi, beberapa pertunjukan hanya akan bisa disaksikan oleh undangan atau pers saja.

Baca juga: Social Distancing Efektif Cegah Penyebaran Corona, Bagaimana Caranya?

Penyedia kimono modern Jotaro Saito atau busana streetwear Shoop, misalnya, akan menampilkan barang terbaru mereka dalam pertunjukan eksklusif.

Satu-satunya hal yang mungkin akan hilang adalah parade streetwear legendaris yang bisa kita saksikan ketika mengunjungi pekan-pekan mode.

Namun, tak ada salahnya untuk sementara mengalihkan pertunjukan ke tayangan online, bukan?

Terlepas dari penyelenggaraan Pekan Mode Tokyo, pertunjukan mode secara online tampaknya semakin relevan.

Bahkan sebelum darurat virus corona, biaya hingga dampak lingkungan penyelenggaraan pekan mode kerap dipertanyakan.

Baca juga: Sederet Brand Fashion Ternama Berdonasi untuk Atasi Virus Corona

Meskipun kemegahan beberapa rumah mode ternama dunia, seperti Chanel, rasanya sulit untuk mengarah ke sana, namun di tengah krisis, ide-ide segar selalu diterima.

Model pertunjukan digital di Pekan Mode Tokyo ini mungkin bisa menjadi uji coba cara pertunjukan baru yang bisa ditiru di masa depan.

Adapun jadwal Rakuten Fashion Week bisa dilihat di situs resmi mereka, rakutenfashionweektokyo.com.

Pekan mode akan diselenggarakan mulai dari 16 hingga 26 Maret mendatang.

Baca juga: Bukan Masker, Ini yang Harus Kamu Beli di Tengah Wabah Virus Corona

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Vogue
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.