Meghan Markle dan Harry “Terkunci” di Kanada Saat Wabah Virus Corona

Kompas.com - 18/03/2020, 12:04 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle Instagram/@sussexroyalPangeran Harry dan Meghan Markle

KOMPAS.com— Meghan Markle dan Pangeran Harry "terkunci" di kediaman mereka di Kanada setelah Perdana Menteri Justin Trudeau menutup perbatasan negara itu di tengah pandemi virus corona.

Sebuah sumber mengkonfirmasi bahwa pasangan tersebut bersama-sama setelah terbang kembali ke Kanada secara terpisah pasca tur perpisahan mereka di Inggris.

Markle kembali ke Kanada dengan penerbangan komersial terakhir Senin lalu, hanya beberapa jam setelah menghadiri Layanan Persemakmuran bersama Ratu dan bangsawan senior lainnya.

Harry tetap di Inggris dan mengadakan pertemuan di Istana Buckingham sebelum kembali ke Kanada pada akhir pekan lalu, untuk bersatu kembali dengan istri dan putranya Archie.

Baca juga: Penghormatan Meghan Markle untuk Putri Diana dalam Tugas Terakhirnya

Pekan lalu, beberapa sumber mengatakan pasangan itu sangat mengkhawatirkan teman dekat mereka Sophie Trudeau, yang saat ini dalam isolasi setelah tertular virus corona di London. 
Perdana Menteri Trudeau kini juga berada dalam pengasingan sendiri.

Sementara itu, sahabat Markle, Jessica Mulroney, merayakan hari ulang tahunnya yang ke-40 secara terpisah pada hari Sabtu. Tidak diketahui apakah dia telah menjenguk Trudeaus.

Dalam unggahannyadi Instagram, ibu tiga anak ini berkata: "Ulang tahun dalam karantina adalah kemarahan baru dan saya tidak marah karenanya,” tulis Jessica.

Kanada akan menutup perbatasannya dengan siapa pun yang bukan warga negara atau penduduk tetap, namun tidak termasuk warga negara AS.

Baca juga: Kanada Tutup Perbatasan, Berikut Imbauan untuk WNI

Maskapai Kanada juga melarang pelancong yang memiliki gejala corona masuk ke negara ini.

Hanya empat bandara Kanada - di Montreal, Toronto, Calgary, dan Vancouver - yang akan menerima penerbangan internasional mulai Rabu.

"Ketika virus ini terus menyebar, kami memutuskan untuk mengambil langkah-langkah yang semakin agresif untuk menjaga Anda dan keluarga Anda aman," kata Trudeau.

Kanada memiliki setidaknya 324 kasus COVID-19 yang dikonfirmasi di seluruh 10 provinsi pada Senin pagi. Ada 17 kasus dugaan tambahan.

Tiga kematian baru yang terkait dengan virus dilaporkan, sehingga total kematian di Kanada menjadi empat, semuanya di provinsi British Columbia.



Sumber pagesix
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X